Beda Aher dan Demiz Setelah Lengser Jabatan Gubernur dan Wagub Jabar

Oleh Huyogo Simbolon pada 18 Jul 2018, 07:12 WIB
Diperbarui 20 Jul 2018, 06:13 WIB
Ketua DPW PKS Jabar Nur Supriyanto

Liputan6.com, Bandung Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mendaftar sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Adapun mantan Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar, memilih istirahat sejenak dari politik sebelum masuk menjadi tim pemenangan Partai Demokrat untuk pemilihan presiden mendatang.

Ahmad Heryawan yang menanti nasibnya di bursa pemilihan presiden atau Pilpres 2019, mendaftar sebagai bacaleg DPR RI dari PKS. DPP PKS hingga saat ini tengah menyeleksi sembilan nama kader yang akan didorong maju di Pilpres 2019. Dari sembilan nama tersebut, Aher menjadi calon terkuat untuk diusung maju.

Namun, sebelum wacana pencapresan itu terealisasi, Aher bakal mencoba peruntungan terlebih dahulu di Pileg 2019 untuk berebut kursi DPR RI. Selain Aher, sang istri, Netty Heryawan, juga ikut bertarung pesta demokrasi tersebut.

"Insyaallah masuk, Ibu Netty (istri Aher) dari dapil Cirebon, Indramayu. Pak Aher di dapil II Jabar, yaitu Kabupaten Bandung," kata Ketua DPW PKS Jabar Nur Supriyanto di Kantor KPU Jabar, Selasa 17 Juli 2018.

Menyoal isu pencapresan Aher, Nur mengungkapkan, sampai saat ini belum ada keputusan terkait hal tersebut. Karena itulah, DPP PKS menempatkan Aher untuk maju di Pileg 2019.

"Kalau capres adanya di DPP, beliau (Ahmad Heryawan) ditempatkan di DPP juga. Sampai saat ini belum ada keputusan perihal capres maupun cawapres sehingga kita menempatkan posisi yang ada untuk pencalonan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua BP OKK DPD Partai Demokrat Jabar Sugianto Nangolah menuturkan, Deddy Mizwar, tidak mencalonkan diri ke DPR. "Beliau sekarang fokus dulu, istirahat dulu," kata Sugianto.

Pria yang karib disapa Demiz itu, kata Sugianto, bakal menjadi tim pemenangan di Partai Demokrat usai mengikuti kontestasi Pilgub Jabar 2018 lalu.

"Beliau akan ikut kampanye Demokrat karena Beliau majelis tinggi partai. Sudah dipastikan Beliau tidak maju di DPR, tapi ikut di tim pemenangan pilpres," ucapnya.

Saksikan video pilihan berikut ini: