Mudik Lebaran, 2 Juta Lebih Penumpang Padati 15 Bandara

Oleh Pramita Tristiawati pada 14 Jun 2018, 12:20 WIB
Situasi di Bandara Soekarno-Hatta saat musim mudik

Liputan6.com, Jakarta - Puncak mudik Lebaran 2018 diprediksi sudah berakhir di berbagai bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II. Pengelola bandara tersebut mencatat, pergerakan mencapai 2 juta lebih penumpang.

Catatan itu berdasarkan pantauan real time di berbagai posko mudik yang didirikan di 15 bandara udara yang dikelola PT Angkasa Pura II. Sejak 7 Juni atau H-8 Lebaran 2018, hingga Selasa 12 Juni atau H-3 Lebaran 2018, tercatat data pergerakan penumpang sebanyak 2.063.000 orang.

"Itu data sampai 12 Juni malam, dengan pergerakan pesawat hampir 14.500 take off dan landing," ungkap Muhammad Awaluddin, President Director PT Angkasa Pura II (Persero) saat di Posko Terpadu Angkutan Lebaran Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (14/6/2018).

Awaluddin juga mengungkapkan, pergerakan pesawat tumbuh kurang lebih 4,5 persen. Sementara pergerakan penumpang naik 9 persen, jika dibandingkan periode yang sama dalam arus mudik tahun lalu.

"Angka ini sangat dinamis, baik pergerakan penumpang dan pesawatnya," ujarnya.

Awaluddin juga mengungkapkan, pola pergerakan tahun ini cukup berbeda dibandingkan arus mudik tahun lalu. Maksudnya, pergerakan penumpang dan pesawat tahun ini relatif lebih merata dan tersebar.

Hal ini dikarenakan waktu libur yang cukup panjang, sehingga tidak ada lonjakan yang signifikan pada H-3 dan H-2 Lebaran.

Hanya saja di Bandara Internasional Soekarno-Hatta paling tinggi terjadi pada H-7 Lebaran, dengan jumlah pergerakan penumpang mencapai 206 ribu orang. Sementara pada H-3, kembali diangka 204 ribu penumpang.

"Tahun lalu H-3 dan H-2 sangat ekstrem dibandingkan periode sebelumnya," kata Awaluddin.

 

2 of 2

Arus Balik Diprediksi Jauh Lebih Padat

Sedangkan soal perkiraan arus balik nanti, menurut Awaluddin, diperkirakan terjadi akan sedikit bersamaan. Sebab, biasanya arus balik selalu diikuti libur yang berakhir, para pemudik diprediksi akan kembali dengan bersamaan.

"Kami memperkirakan sekitar tanggal 19 dan 20 Juni atau Jumat, Sabtu, Minggu akan terjadi pergerakan cukup tinggi untuk arus balik," tutupnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓