Pria Terobos Mapolresta Samarinda Diduga Alami Gangguan Jiwa

Oleh Liputan6.com pada 02 Jun 2018, 20:33 WIB
Bom Teroris

Liputan6.com, Samarinda - Seorang pria tak dikenal menerobos pagar Polresta Samarinda, Kalimantan Timur. Hasil interogasi sementara polisi terhadap AK (32), pria tersebut diduga mengalami gangguan jiwa.

Kepada polisi, AK mengaku bermaksud melaporkan tindakan tak menyenangkan yang dia terima di tempat kerja.

"Dia pekerja kain gorden di salah satu hotel. Jadi barang-barang yang dia bawa itu, berkaitan dengan pekerjaannya," kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto, usai ditemui Merdeka.com di kantornya, Sabtu sore (2/6/2018).

Kendati demikian, Vendra tidak membantah, selain kain gorden, ditemukan pula laptop dan handphone.

"Itu yang masih kita dalami," ujarnya.

Menurut Vendra, saat kejadian, para personelnya tengah beraktivitas bersih-bersih Polres. Tiba-tiba, AK masuk ke lapangan, namun tidak mengancam akan meledakkan bom.

Dari keterangan manajemen hotel di Samarinda, tempat AK bekerja dan pihak keluarga, dia memang diduga mengalami gangguan kejiwaan. 

 

Lombok Timur Diguncang Gempa, 2 Wisatawan Tewas
2 of 2

Pria Penerobos Polrestas Samarinda asal Jawa Barat

Aksi Serangan Teroris
Ilustrasi Foto Teroris (iStockphoto)

Hingga ini, pria asal Jawa Barat yang menetap di Samarinda Utara itu masih diperiksa polisi di ruang Satuan Intelkam Polresta Samarinda. Terlihat beberapa personel Densus 88 ada di ruangan itu

Sebelumnya, pria tak dikenal yang mengenakan tas ransel, menerobos pagar dengan melompati pagar Mapolresta Samarinda, sekitar pukul 09.30 Wita pagi tadi.

Sempat berteriak takbir, pria itu langsung disergap polisi dan digelandang masuk Polresta untuk diinterogasi. Bahkan, untuk memastikan isi tas AK, Gegana Brimob sempat memeriksa isi tas itu.

 

Reporter: Saud Rosadi

Sumber: Merdeka.com

 

Saksikan video selengkapnya di bawah ini: 

Lanjutkan Membaca ↓