Pendaki sedang Memasak saat Erupsi Freatik Gunung Merapi

Oleh Sunariyah pada 12 Mei 2018, 02:21 WIB

Liputan6.com, Sleman - Pasca erupsi freatik Gunung Merapi, beredar viral sejumlah rekaman yang menggambarkan para pendaki di sekitar Puncak Gunung Merapi yang menjadi saksi detik-detik awal berlangsungnya erupsi. Bahkan, mereka sempat mengabadikan peristiwa terjadinya erupsi itu.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Sabtu (12/5/2018), Jumat sore, 11 April 2018, sejumlah pendaki yang sempat terjebak di Puncak Gunung Merapi saat erupsi freatik, berhasil dievakuasi tim gabungan melalui jalur pendakian New Selo Boyolali, Jawa Tengah.

Tim gabungan terdiri dari tim relawan, Basarnas, TNI, dan Polri, beserta para pendaki yang berhasil dievakuasi langsung beristirahat di base camp pendakian Bara Meru untuk memulihkan kondisi mereka yang masih trauma.

Mereka mengaku saat Gunung Merapi meletus, para pendaki sedang memasak untuk makan pagi. Saat itu cuaca sangat cerah sebelum tiba-tiba terjadi letusan.

"Pada saat itu saya sedang memasak, awannya memang bagus pada saat meletus gunung itu, namun lama-lama membesar dan kita semua langsung melarikan diri," ujar seorang pendaki, Dewi.

Jumlah pendaki yang melewati jalur pendakian New Selo Boyolali berjumlah 160 pendaki. Semuanya selamat, hanya ada beberapa yang mengalami luka lecet karena terjatuh saat turun gunung.

Peristiwa erupsi freatik Gunung Merapi juga diabadikan oleh sejumlah warga Selo Boyolali. Beberapa video diambil oleh warga sesaat setelah Gunung Merapi mengalami erupsi.

Selain asap tebal yang membumbung tinggi, erupsi juga disertai suara gemuruh dengan tekanan sedang hingga kuat dan tinggi kolom asap mencapai 5.500 meter dari puncak kawah.

Warga sempat panik atas kejadian ini, namun PVMBG tidak menaikkan status Gunung Merapi dan menilai jenis letusan ini tidak berbahaya dan dapat terjadi kapan saja pada gunung api aktif.