Kader Partai Idaman Akan Bergabung ke PAN

Oleh Liputan6.com pada 11 Mei 2018, 20:46 WIB
Diperbarui 11 Mei 2018, 20:46 WIB
Viva Yoga Mauladi
Perbesar
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi mengatakan seluruh kader Partai Idaman akan bergabung ke PAN. Deklarasi penggabungan itu akan dilakukan besok, Sabtu (12/5/2018).

"Pengurus Partai Idaman di 34 provinsi seliruh Indonesia akan hadir juga. (Acara) Di Hotel Royal," kata Viva saat dihubungi, Jumat (11/5/2018).

"Kader dan pengurus Partai Idaman akan mendaftarkan diri sebagai calon legislatif PAN, untuk tingkat DPR RI dan DPRD provinsi, kabupaten atau kota," lanjutnya.

Menurut Yoga, Ketua Umum PAN dan Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma Irama, memiliki banyak kesamaan pandangan politik. Karena itu, mereka akan bergabung untuk berjuang bersama di Pilpres 2019.

"PAN senang dan bergembira mendapatkan saudara baru, Partai Idaman. Hal ini akan menambah kepercayaan, semangat, dan spirit perjuangan politik di pemilu 2019," ungkapnya.

Rhoma, kata Viva, akan ikut berkampanye dengan PAN keliling Indonesia. "Rhoma nanti akan keliling seluruh Indonesia bersama dengan PAN," ucapnya.

 

2 dari 2 halaman

Dibenarkan Mantan Sekjen

20161009- Partai Idaman Tidak Lolos Verifikasi-Rhoma Irama-Jakarta- Helmi Fithriansyah
Perbesar
Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma Irama (kiri) memberi keterangan terkait hasil verifikasi Kemenkumham di Jakarta, Minggu (9/10). Menurut Rhoma, Partai Idaman menerima keputusan tidak lolos verifikasi Kemenkumham. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Dihubungi terpisah, Sekjen Partai Idaman Ramdansyah membenarkan adanya perpindahan kader Partai Idaman ke partai besutan Amien Rais itu. Namun ia mengaku tidak bisa berbicara banyak, karena sudah mengundurkan diri dari Partai Idaman.

"Betul itu. Tapi saya sendiri tidak bisa bikin statement karena sejak 1 Mei mengundurkan diri dari Idaman. Budaya ini kan, saya bertanggung jawab secara teknis terkait tidak lolosnya Idaman sebagai peserta pemilu," katanya, Jumat (11/5/2018).

Reporter : Sania Mashabi 

Sumber  : Merdeka.com

Saksikan video pilihan di bawah ini

Lanjutkan Membaca ↓