Jokowi Minta Pengelolaan Dana Haji Transparan dan Akuntabel

Oleh Rita Ayuningtyas pada 27 Apr 2018, 07:10 WIB
Diperbarui 27 Apr 2018, 10:47 WIB

Fokus, Bogor - Dalam rapat terbatas di Istana Bogor, Jawa Barat Kamis siang Presiden Joko Widodo ingin memastikan dana haji dikelola secara transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip syariah Islam. Untuk itu, Presiden meminta kepada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) agar mengelola dana haji dengan benar.

"Mengenai pengelolaannya tentunya kita ingin transparan dan akuntabel karena ini sangat penting selama mengikuti prinsip-prinsip syariat," terang Jokowi. Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Jumat (27/4/2018).

Sementara itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan persiapan pelaksanaan ibadah haji telah siap. Mulai dari tempat penampungan, katering, hingga transportasi. Tahun ini untuk makan disesuaikan dengan rata-rata selera lidah Indonesia.

"Alhamdulillah sejauh ini persiapan sebagaimana yang direncanakan seluruh hotel-hotel di Mekah sudah seluruhnya kita sewa jadi tinggal penuntasan kontrak beberapa saja jadi 100 persen tidak kurang 165 hotel sudah kami sewa untuk menampung jemaah haji kita," ujar Menag Lukman Hakim Saifuddin.