Menaker: Industri Kreatif Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Oleh Gilar Ramdhani pada 24 Apr 2018, 11:16 WIB
Diperbarui 24 Apr 2018, 11:16 WIB
Menaker: Industri Kreatif Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0
Perbesar
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri saat menghadiri Ansor Fair sebagai bagian peringatan Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor.

Liputan6.com, Jakarta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri mengatakan bahwa industri kreatif memiliki keunggulan tersendiri dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

"Ada dua hal yang tidak bisa digantikan oleh mesin, yakni kreativitas dan sesuatu yang berkaitan dengan rasa," kata Menaker saat menghadiri Ansor Fair sebagai bagian peringatan Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor yang diselenggarakan di Green Pramuka Square pada Senin (23/4).

Pada kesempatan tersebut Hanif juga mendorong kepada generasi muda supaya tidak takut untuk berwirausaha. "Wirausaha itu butuh keberanian, jangan takut mencoba, akan tetapi harus memiliki strategi yang bagus," tuturnya.

Hanif menambahkan, di era kompetisi seperti sekarang ini, saat kita mau berkembang maka harus melihat pesaing kita. "Kita harus bergerak lebih cepat dan berdaya saing tinggi," tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, dengan semakin banyaknya wirausaha muda juga akan semakin membuka kesempatan kerja. "Wirausaha sangat membantu dalam membuka lapangan pekerjaan," ungkapnya.

Oleh karena itu, guna mendukung pertumbuhan industri kreatif maka pemerintah dan pihak industri serta berbagai pihak terkait perlu berkolaborasi untuk memberi dukungan.

"Pengusaha dan pemerintah harus berperan aktif dalam meningkatkan kewirausahaan, salah satunya melalui pelatihan untuk mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)," ucap Hanif.

Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor H. Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, kegiatan Ansor Fair merupakan upaya yang dilakukan untuk memperkenalkan produk UMKM Gerakan Pemuda Ansor supaya dikenal masyarakat.

 

 

Menaker: Industri Kreatif Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0
Perbesar
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri saat menghadiri Ansor Fair sebagai bagian peringatan Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor.

"Konsep acaranya adalah bazar, jadi perwakilan dari setiap provinsi menampilkan produk unggulan mereka," ujar Yaqut.

Dijrlaskan Yaqut, Ansor Fair ini merupakan wadah untuk memasarkan dan promosi produk-produk anggotanya. "Syukur-syukur dapat memotivasi masyarakat untuk ikut berwirausaha," lanjutnya.

Untuk diketahui, peringatan Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor diselenggarakan dalam bentuk kegiatan Ansor Fair dan Jobfair. Kegiatan dilaksanakan di Green Pramuka Square pada tanggal 23-24 April 2018.

 

 

(*)