Kemendikbud Minta Maaf Atas Gangguan di Hari Pertama UNBK

Oleh Muhammad Ali pada 23 Apr 2018, 18:44 WIB
Diperbarui 23 Apr 2018, 18:44 WIB
UNBK 2018 Dari Tathering Hingga Pinjam Laptop Ala MTs N 2 Kota Cirebon
Perbesar
MTS N 2 Kota Cirebon memiliki cara unik demi kelancaran pelaksanaan UNBK pertama mereka yakni dengan menggunakan modem dan tathering atau berbagi koneksi. Foto (Liputan6.com / Panji Prayitno)

Liputan6.com, Lombok - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyampaikan permintaan maaf terkait adanya kendala pada pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Pertama (SMP) di hari pertama. Kendala itu berupa gangguan server di beberapa daerah yang mengakibatkan terjadinya penundaan ujian beberapa menit.

“Kami menyampaikan permintaan maaf atas adanya gangguan server pada pelaksanaan UNBK hari ini yang mengakibatkan tertundanya pelaksanaan ujian beberapa menit,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM), Kemendikbud Ari Santoso di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (23/04/2018).

Gangguan tersebut, kata Ari, terdapat di server pusat. Bagi sekolah-sekolah yang terkena dampak gangguan tersebut, Kemendikbud memberikan solusi dengan beberapa pilihan.

"Yaitu, jadwal ujian dimundurkan, menambah sesi ujian, atau ikut serta dalam ujian susulan," jelas Ari

Pada prinsipnya, lanjut Ari, kendala itu tidak berakibat fatal terhadap pelaksanaan UNBK. Karena waktu pelaksanaan ujian dapat dimundurkan.

 

 

Saksikan video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Siswa Tak Boleh Dirugikan

Misalkan gangguan terjadi sekitar 30 menit, maka pelaksanaan ujian dapat dimundurkan 30 menit juga. "Yang terpenting di sini adalah siswa tidak boleh dirugikan," tambahnya

Dengan adanya kendala pada pelaksanaan ujian hari pertama, Ari berharap para siswa peserta ujian tidak resah dan tetap konsentrasi.

“Kepada para siswa peserta ujian, jangan resah dan tetap konsentrasi, serta fokus pada pelaksanaan ujian. Kami akan terus memberikan pelayanan yang terbaik dalam pelaksanaan ujian nasional," pesan Ari.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait