Karena Ini, UNBK 208 Siswa SMPN di Bangka Tertunda

Oleh Liputan6.com pada 23 Apr 2018, 17:09 WIB
Diperbarui 23 Apr 2018, 17:09 WIB
UNBK 2018 Dari Tathering Hingga Pinjam Laptop Ala MTs N 2 Kota Cirebon
Perbesar
MTS N 2 Kota Cirebon memiliki cara unik demi kelancaran pelaksanaan UNBK pertama mereka yakni dengan menggunakan modem dan tathering atau berbagi koneksi. Foto (Liputan6.com / Panji Prayitno)

Liputan6.com, Bangka - Akibat jaringan internet terputus, Ujian Nasional Berbasis Komputer(UNBK) di SMP Negeri 5 Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tertunda. Peserta ujian sebanyak 208 siswa.

"Persoalan teknis dengan terputusnya jaringan internet bagi peserta UNBK SMP Negeri 5 yang dipusatkan di SMK Negeri Sungailiat, menjadi persoalan nasional," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Padli di Sungailiat, yang dilansir dari Antara, Senin (23/4/2018).

Dia mengatakan, sesuai dengan ketentuan, pelajar yang tertunda mengikuti ujian berbasis UNBK masih diberikan kesempatan mengikuti ujian sesuai sesinya karena tidak mengurangi waktu ujian.

Dari 40 sekolah tingkat SMP sederajat, baru 13 yang sudah menyelenggarakan UNBK. Adapun sekolah lainnya masih dengan metode Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).

"Saya tetap yakin, siswa peserta ujian yang tertunda akibat gangguan jaringan internet, mentalnya tidak akan terganggu. Karena sebelumnya sudah mengikuti kegiatan persiapan sebelum ujian dilaksanakan," kata Padli.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sungailiat, Benyamin mengakui, ada sejumlah ruangan yang digunakan untuk ujian mengalami gangguan selama lebih kurang 15 menit.

"Ada dua ruangan yang digunakan untuk ujian. Namun, selama lebih kurang 15 menit terjadi gangguan jaringan internet yang tidak konek," katanya.