Sukses

Seni 3 Dimensi Low Poly Paper Ala Perajin Yogyakarta

Di tangan para perajin Kota Yogyakarta, hasil karya seni dua dimensi dan foto ternyata dapat diubah menjadi kerajinan tiga dimensi yang lebih hidup dan menarik dipandang mata.

Fokus, Yogyakarta - Di tangan para perajin Kota Yogyakarta, hasil karya seni dua dimensi dan foto ternyata dapat diubah menjadi kerajinan tiga dimensi yang lebih hidup dan menarik dipandang mata. Meski demikian, pengerjaannya membutuhkan ketelitian dan kesabaran.

Seperti ditayangkan Fokus Sore Indosiar, Rabu (11/4/2018), kerajinan berjuluk Low Poly Paper adalah seni mengolah bentuk dan foto dua dimensi menjadi bentuk tiga dimensi dengan kertas glossy atau kertas foto.

Perajin memulainya dengan membuat pola sesuai bentuk atau foto yang diinginkan. Setelah pola selesai dibuat dan dicetak, kemudian dipotong sesuai alurnya. Penataan dan pelipatan dilakukan mengikuti bentuk pola.

Karena menuntut kesabaran dan ketelitian, para perajin hanya mampu membuat satu hasil karya per harinya.

"Kita ingin mengubah kertas biasa menjadi karya tiga dimensi. Karena kita tahu bahwa kertas berasal dari bahan yang sederhana. Tapi dengan pemanfaatan teknologi baru, kita bisa mengubahnya dengan bentuk-bentuk 3 dimensi, seperti wajah," ujar Rahmansyah Imam Saputra, perajin Low Poly Paper.

Kerajinan Low Poly Paper ini ternyata memiliki banyak peminat di berbagai wilayah di Indonesia. Melalui pemasaran yang dilakukan di media sosial, setiap karya dari harga mulai dari Rp 300 ribu hingga jutaan rupiah. Tergantung dari tingkat kesulitan pengerjaannya.