Keluarga Korban Sopir Taksi Online Datangi Lokasi Pembunuhan

Oleh Raden Trimutia Hatta pada 09 Apr 2018, 06:45 WIB
Diperbarui 10 Apr 2018, 09:15 WIB

Fokus, Sumatera Selatan - Keluarga korban pembunuhan dan perwakilan taksi online di Palembang, Sumatera Selatan, mendatangi lokasi tempat korban ditemukan di Desa Muara, Sungsang, Banyuasin. Mereka berdoa bersama untuk mengenang armarhum yang tewas dirampok oleh empat orang pelaku.

Seperti ditayangkan Fokus Pagi Indosiar, Senin (9/4/2018), keluarga almarhum Tri Widiayantoro bersama perwakilan driver online Kota Palembang, minggu siang mendatangi lokasi pertama kali korban di temukan oleh polisi di Parit 6. Keluarga berdoa bersama dan membaca surah yasin untuk ketenangan arwah almarhum.

Gurat kesedihan masih terlihat di wajah istri korban Rohana dan tiga anaknya.

Peristiwa pembunuhan terjadi 15 Februari lalu. Empat pelaku yaitu Poniman dan Bayu Irwansyah, Tyas dan Hendrik telah merencanakan akan merampok sebuah mobil online. Dia lalu menyewa mobil online dari Palembang menuju kawasan Banyuasin. Di tengah perjalanan, para pelaku menganiaya korban hingga tewas. Mayatnya dibuang di parit di daerah Banyuasin.

"Kalau bisa yang belum tertangkap mudah-mudahan bisa menyerahkan diri," kata perwakilan keluarga Edi Medang.

Jasad Tri Widyantoro ditemukan tanggal 31 Maret 2018 sudah dalam bentuk tulang belulang diduga telah dimakan oleh biawak. Dua pelaku yaitu Poniman dan Bayu Irwansyah berhasil ditangkap. Karena melakukan perlawanan, Poniman terpaksa ditembak hingga tewas. Sementara dua pelaku lainnya yaitu Hendrik dan Tyas kini masih buron.

Live Streaming

Powered by