Moeldoko Beri Pembekalan 278 Perwira Siswa Seskoad

Oleh Yusron Fahmi pada 24 Mar 2018, 18:41 WIB
Yusron Fahmi/Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memberikan pembekalan 278 Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Jumat 23 Maret 2018.

Dua tema besar yang disampaikan Moeldoko adalah tentang perubahan geopolitik-geoekonomi dan transformasi kepemimpinan di TNI.

Disambut oleh Komandan Seskoad Mayjen TNI Kurnia Dewantara, Moeldoko sempat mengenang kembali masa-masa dirinya mengenyam pendidikan di sekolah calon pemimpin TNI ini.

"Saya dulu tidak membayangkan nama saya bisa tertulis di sini," ujar Moeldoko seraya menunjuk dinding menuju auditorium Gedung Gatot Subroto. Pada dinding tangga sebelah kanan, tertulis nama-nama perwira siswa Seskoad terbaik dari setiap angkatan.

Nama Moeldoko tertera pada nomor 47, saat dirinya menjalani pendidikan di Seskoad pada tahun 1994-1995. Sementara, pada dinding sebelah kiri tertera nama-nama alumni Seskoad yang dalam perjalanan kariernya meraih jenjang kepangkatan hingga bintang empat atau jenderal. Nama Moeldoko tercantum di nomor 34.

Oleh karena itu, Moeldoko memotivasi para siswa supaya pemimpin-pemimpin TNI pada unit-unit strategis dan penting di masa depan datang dari alumni sekolah ini.

"Saya dulu menjalani pendidikan pada tahun 1995, dan kemudian memegang komando Panglima TNI pada tahun 2013. Jadi, dalam 15-20 tahun mendatang, pemimpin TNI akan datang dari sekolah ini," ujar Moeldoko yang disambut tepuk tangan para siswa. Di antara para siswa juga terdapat perwira siswa dari 9 negara sahabat seperti Aljazair, Amerika Serikat, Arab Saudi, Australia, India, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Tiongkok.

2 of 2

Kepemimpinan yang Efektif

Kepala Staf Presiden Moeldoko mendatangi kantor Menko Polhukam Wiranto
Kepala Staf Presiden Moeldoko mendatangi kantor Menko Polhukam Wiranto

Dalam kesempatan tersebut, pria kelahiran Kediri tersebut memaparkan pentingnya para siswa Seskoad mengenali model-model kepemimpinan dan menemukan model kepemimpinan yang paling efektif.

Menurutnya, terdapat beberapa model kepemimpinan, di antaranya adalah kepemimpinan otoriter, demokratis, partisipatif, atau bebas.

"Tidak ada satu model yang menunjukkan paling hebat atau paling efektif. Hari ini, kepemimpinan yang efektif adalah kepemimpinan yang memahami kebutuhan bawahan secara relatif dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan,” kata Moeldoko melalui pesan tertulis.

 

Lanjutkan Membaca ↓