Hamzah Haz Menengok Ja`far Umar Thalib

Oleh Liputan6 pada 08 Mei 2002, 17:33 WIB
070502cJafar_Hamzah2.jpg
Liputan6.com, Jakarta: Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Hamzah Haz memjenguk Panglima Laskar Jihad Ja`far Umar Thalib di Tahanan Markas Besar Polri Jakarta, Selasa (7/5) siang. Hamzah Haz mengaku bertemu Ja`far Umar Thalib sebagai pemimpin partai politik, bukan dalam kapasitas sebagai wakil presiden.

Dalam pertemuan sekitar satu setengah jam itu, Hamzah mengatakan mereka tidak membicarakan persoalan hukum yang dihadapi Ja`far Umar Thalib. Dia menegaskan tak akan mengintervensi proses hukum pihak kepolisian. Kunjungan terhadap ustad keturunan Yaman-Madura itu hanya sebagai bentuk solidaritas sesama muslim. Hamzah Haz juga mengimbau aparat keamanan agar membekukan organisasi Front Kedaulatan Maluku dan Republik Maluku Selatan di Ambon.

Hari ini, Ja`far Umar Tahlib juga menerima kunjungan sejumlah pimpinan parpol. Mereka yang datang berturut-turut adalah Ketua Umum PPP Reformasi Zainudin M.Z. dan Ketua Partai Bulan Bintang Ahmad Sumargono [baca: Zainuddin M.Z. Mengunjungi Ja`far Umar]. Jebolan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Arab itu ditahan sejak Sabtu silam, dengan sangkaan menyebarkan permusuhan dengan pemerintahan yang sah di Ambon [baca: Ja`far Umar Thalib Ditangkap].

Di tempat berbeda, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Kiai Haji Hasyim Muzadi berharap semua pihak tak bereaksi berlebihan terhadap penangkapan Panglima Laskar Jihad Ahlu Sunnah Wal Jamaah Ja`far Umar Thalib. Menurut Hasyim, jika pendukung Laskar Jihad menghormati supremasi hukum, pembelaan harus disampaikan melalui koridor hukum. Bukan dengan memberikan tekanan melalui pengerahan massa.

Sementara itu, puluhan pemuda dari berbagai organisasi massa Islam se-Jawa Tengah mendatangi Gedung DPRD setampat, tadi pagi. Mereka menuntut pembebasan Ja`far Umar Thalib. Perwakilan Forum Silaturahmi Umat Islam itu menilai, penangkapan Panglima Laskar Jihad sangat bernuansa politis karena tekanan dari Amerika Serikat.

Menurut mereka, Ja`far adalah nasionalis sejati yang memperjuangkan negara kesatuan tetap tegak dengan melawan gerakan separatis RMS. Para pengunjuk rasa juga meminta dukungan wakil rakyat setempat untuk membebaskan Ja`far. Menanggapi tuntutan tersebut, para anggota Dewan berjanji akan meneruskan aspirasi mereka ke pemerintah pusat.(COK/Tim Liputan 6 SCTV)