Anies Minta Pekerja IKEA Cakung Berasal dari Jakarta

Oleh Delvira Hutabarat pada 09 Mar 2018, 12:44 WIB
Diperbarui 11 Mar 2018, 12:13 WIB
Anies Baswedan Resmikan Lintas Bawah Kartini Lebak Bulus

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemerintah Swedia menawarkan kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta. Kerja sama yang ditawarkan adalah investasi pembangunan Gedung IKEA di Cakung, Jakarta Timur.

"Dubes Swedia datang pertama menyampaikan ada rencana investasi pembangunan fasilitas di Cakung. Kemudian saya garisbawahi pada mereka, nomor satu taat seluruh aturan ketentuan. Semuanya ditaati. Dan mereka menyatakan iya (taat peraturan)," kata Anies di Kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (9/3/2018).

Anies meminta, pihak IKEA bersedia menaati aturan dari Pemprov DKI dan bersedia memperkerjakan tenaga kerja Indonesia terutama yang memiliki KTP Jakarta.

"Pastikan bahwa tenaga kerjanya adalah tenaga kerja dari Indonesia dan utamakan warga Jakarta. karena selama proses konstruksi akan dibutuhkan lebih dari 1.400 orang dan nanti sesudah beroperasi akan lebih dari 400 orang," ujar Anies.

Anies meminta seluruh pekerja IKEA nantinya berasal dari Jakarta karena gedung tersebut berada di wilayah Ibu Kota.

"Apabila tenaga kerja yang terlibat kerja dari sekitar lokasi atau dari Jakarta, maka apapun kegiatan usahanya maka menjadi bagian dari masyarakat. Maka jauh lebih memudahkan beroperasi kegiatan dan masyarakat merasakan manfaatnya," imbuh dia.

Dia mengatakan, kerja sama lainnya dengan Swedia adalah mengenai pengelolaan sampah dan pendidikan. "Mereka juga memiliki studi yang bermanfaat," Anies Baswedan menandaskan.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 of 2

Dubes Swedia Ditemui Sandi

Teras Indonesia, Saatnya Produk Kerajinan Mejeng di Toko Swedia
IKEA Indonesia kembali menghadirkan Teras Indonesia yang merupakan pameran UKM Kerajinan Indonesia khususnya untuk produk rumah tangga.

Sebelumnya, Duta Besar Swedia untuk Indonesia Johanna Brismar Skoog datang menemui Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang ditemui langsung oleh Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis 8 Februari 2018.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP DKI Jakarta Edy Junaedi mengatakan, rencananya pembangunan toko retail ke dua di Indonesia tersebut juga akan berdampak besar pada nilai investasi di Jakarta.

Pembangunan toko retail itu rencananya akan menjadi target utama dalam 1-2 bulan ke depan. Hal ini selaras dengan target Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendapatkan investasi di tahun 2018 akan senilai Rp 100 triliun.

"Tentang rencana retail Ikea di daerah Cakung. Ini pasti akan sangat besar sekali nilai investasinya. Target investasi sebesar 100 Triliun di 2018. Ini mungkin akan menjadi target utama kita dalam 1-2 bulan ke depan," ujarnya.

Lanjutkan Membaca ↓