Tahap Pembuatan Kue Keranjang untuk Cap Go Meh

Oleh Rinaldo pada 02 Mar 2018, 21:43 WIB
Diperbarui 02 Mar 2018, 20:30 WIB

Fokus, Tangerang - Menjelang Imlek, kue keranjang menjadi primadona bagi masyarakat yang merayakannya. Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Jumat (2/3/2018), kue-kue yang disusun menyerupai pagoda ini adalah nian gao atau kue keranjang. Selain itu, kue keranjang wajib ada saat perayaan tahun baru Imlek dan Cap Go Meh, karena termasuk 12 macam kue untuk persembahan pada leluhur.

Di balik bentuknya yang sederhana, tahap pembuatannya cukup panjang dan lama. Sementara itu, proses pembuatannya dimulai dari memanaskan daun pisang, sebagai alas adonan kue keranjang dan pembuatannya berada pada kawasan Neglasari, Tangerang, Banten.

Selagi daun pisang dipanaskan, pekerja yang lain sambil membuat adonan kue keranjang. Sementara bahan bakunya ternyata hanya dua, yakni gula pasir yang dimasak hingga mencair, dan tepung ketan.

Setelah adonan sudah jadi, kemudian dimasukkan ke dalam cetakan plastik berbentuk keranjang yang sudah dilapisi daun pisang dengan takaran setengah kilogram per keranjang. Dulunya cetakannya berbahan bambu, tapi kini sudah tidak digunakan lagi karena cepat rusak.

Kemudian kue keranjang dimasak di dalam pengukus raksasa. Dalam sekali masak, alat masak ini mampu mengukus 760 kue keranjang seberat 380 kilogram, sementara dengan menggunakan kayu bakar, kue keranjang dikukus selama 12 jam. Hadirnya kue bercita rasa manis ini, membawa makna agar kehidupan di tahun berikutnya lebih manis.