Dipimpin Menko PMK Puan, KSP dan 3 Menteri Kunjungi Asmat Hari Ini

Oleh Liputan6.com pada 22 Feb 2018, 09:33 WIB
Diperbarui 22 Feb 2018, 09:33 WIB
Bersama Dua Menteri, Puan Maharani Bahas Bansos Pangan
Perbesar
Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani saat memimpin rapat koordinasi di Jakarta, Selasa (16/1). Rapat koordinasi ini membahas pelaksanaan bantuan sosial (bansos) pangan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Empat menteri Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Kamis pagi tiba di Timika. Mereka langsung bertolak menuju Kabupaten Asmat.

Informasi yang diterima dari Komandan Kodim 1710 Mimika Letkol Inf Windarto di Timika, sejumlah menteri yang ikut dalam kunjungan kerja ke Asmat, yaitu Menteri Sosial Idrus Marham, Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi.

Ikut pula bersama rombongan yaitu Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

"Kunjungan kerja ke Asmat ini dalam rangka meninjau penanganan masalah campak dan gizi buruk yang sudah dilakukan berbagai pihak di sana. Rencananya, rombongan Ibu Menko PMK akan kembali ke Timika pada Kamis siang ini," jelas Dandim Mimika yang dikutip dari Antara.

Menko PMK Puan Maharani bersama rombongan tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika pada Kamis pagi menggunakan penerbangan Garuda Indonesia dari Jakarta.

Setelah transit beberapa saat di ruang VIP Bandara Mozes Kilangin Timika, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Bandara Ewer Asmat menggunakan pesawat Twin Otter Airfast PK-OCJ.

"Sarana dan prasarana yang saat ini sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat antara lain adalah sarana penyediaan air bersih, dan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah baru yang lebih besar," ujar Moeldoko.

Sebagaimana diketahui, wabah campak dan gizi buruk melanda hampir seluruh kampung di Kabupaten Asmat sejak periode September 2017 hingga Januari 2018.

Hingga kini tercatat sebanyak 72 anak dan balita meninggal dunia akibat serangan campak dan kasus gizi buruk di Asmat.

2 dari 2 halaman

Status KLB Dicabut

Bersama Dua Menteri, Puan Maharani Bahas Bansos Pangan
Perbesar
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani saat menggelar rapat koordinasi (rakor) di Jakarta, Selasa (16/1). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Status Kejadian Luar Biasa/KLB campak di Asmat telah dicabut oleh Bupati Asmat Elisa Kambu pada pertengahan Januari lalu.

Meski begitu, hingga kini para staf kesehatan baik dari Kemenkes, Kemensos, Dinkes Papua, Dinkes Asmat, para relawan maupun Tim Satgas Kemanusiaan dari unsur TNI dan Polri masih tetap siaga di Asmat untuk memberikan layanan kesehatan dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat setempat.

Bahkan Satgas Kemanusiaan yang diterjunkan oleh Mabes TNI akan berada di Asmat hingga satu tahun ke depan.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓