Berpisah Setelah 21 Tahun, Pemilik Buaya Kojek Mengaku Terpukul

Oleh Raden Trimutia Hatta pada 08 Feb 2018, 18:04 WIB
Diperbarui 08 Feb 2018, 18:04 WIB

Liputan6.com, Bogor - Seekor buaya muara yang sudah 21 tahun hidup bersama sebuah keluarga di Jalan Ceremai, Kelurahan Sempur, Kota Bogor, Jawa Barat, akhirnya dipindahkan. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mengevakuasinya ke taman penangkaran buaya di Taman Safari Indonesia, Cisarua.

Sebelumnya, video sang pemilik yang sedang memberi makan buaya dengan berat lebih dari 200 kilogram itu viral di media sosial. Tak hanya memberi makan, Irwan bahkan kerap memandikan dan berinteraksi layaknya dengan sahabat.

Irwan mengaku, sangat berat bagi dirinya untuk melepas kepergian Kojek (buaya). Karena Kojek sudah seperti anggota keluarga.

"Dengan berat hati harus diserahkan. Mendingan disimpan di Taman Safari aja. Mungkin memang lebih baik tempatnya di sini," ungkap Iwan, seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Kamis (8/2/2018).

Kebersamaan Irwan dengan buayanya dimulai 21 tahun lalu. Dia menemukannya di Pelabuhan Sukabumi. Kala itu, Kojek masih bayi dan berukuran 20 sentimeter. 

Buaya muara atau crocodilus porosus ini tergolong hewan yang dilindungi. Karena alasan itu, BKSDA mengevakusinya. Untuk sementara, buaya yang divonis menderita obesitas ini akan dikarantina di Taman Safari Indonesia sebelum nantinya dilepasliarkan ke alam bebas.