Seluruh Korban Longsor di Cijeruk Ditemukan, Pencarian Dihentikan

Oleh Achmad Sudarno pada 07 Feb 2018, 12:24 WIB
Diperbarui 07 Feb 2018, 12:24 WIB
Petugas menemukan korban longsor di Kecamatan Cijeruk, Bogor (Liputan6.com/Achmad Sudarno)
Perbesar
Petugas menemukan korban longsor di Kecamatan Cijeruk, Bogor (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Liputan6.com, Bogor - Pencarian korban longsor di Kampung Maseng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, dihentikan. Seluruh korban yang tertimbun telah ditemukan.

Korban terakhir bernama Adit (7) ditemukan pada pukul 09.00 WIB, Rabu (7/2/2018), setelah sebelumnya ditemukan potongan tangan Alan Maulana Yusuf (17) pada pukul 07.30 WIB.

"Mayat terakhir ditemukan tak jauh dari lokasi temuan jasad sebelumnya," kata Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakancana Kolonel Inf M Hasan.

Jasad korban kini sedang diidentifikasi di Puskesmas Caringin Bogor untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarganya.

Hari sebelumnya, pada pukul 10.45 WIB kedua jasad korban longsor, yakni Nani Nur Aini (32) beserta kedua anaknya, Aldi Muhammad Riski (8) dan Aurel (2) ditemukan. Kemudian tim SAR gabungan kembali menemukan jasad Alan Maulana Yusuf (17) pada pukul 14.50 WIB.

"Jasad Aurel ditemukan tidak utuh atau tanpa kepala," ujar Hasan.

Dengan ditemukannya seluruh jasad korban, lanjut Hasan, pencarian korban dinyatakan selesai dan tim SAR kembali ke tugas masing-masing.

"Pencarian dinyatakan selesai," kata Hasan.

Untuk penanganan selanjutnya, ia telah memerintahkan Koramil dan Polsek Cijeruk agar berkoordinasi dengan PT KAI dan melakukan pendampingan guna memperbaiki fondasi jalan kereta API yang longsor dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

2 dari 2 halaman

Pencarian di Puncak Dilanjutkan

Petugas berusaha mencari korban longsor di Kecamatan Cijeruk, Bogor (Liputan6.com/Achmad Sudarno)
Perbesar
Petugas berusaha mencari korban di Kecamatan Cijeruk, Bogor (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Sementara itu, untuk penanganan di jalur Puncak khususnya di Riung Gunung masih dilakukan oleh tim SAR gabungan. Tim yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Tagana, Basarnas, dan relawan masih terus mencari tiga korban pengendara motor yang diduga tertimbun longsor pada Senin (5/2/2018).

"Pencarian dan penanganan jalur pascalongsor masih dilakukan," pungkas Hasan.

Lanjutkan Membaca ↓