Jokowi Akan Copot Aparat Jika Tak Mampu Tangani Kebakaran Hutan

Oleh Rinaldo pada 07 Feb 2018, 07:30 WIB

Fokus, Jakarta - Bertempat di Istana Negara, Jakarta, Presiden Jokowi memberi pengarahan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan 2018.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Rabu (7/2/2018), Presiden Jokowi mengapresiasi atas menurunnya titik hot spot kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Menurutnya ada lompatan kemajuan penurunan titik hot spot.

Presiden menegaskan aturan main dalam penanganan kebakabaran hutan yang melibatkan satgas, pemda, aparat polisi, dan TNI sama seperti tahun lalu. Presiden tak segan untuk mencopot aparat TNI dan Polri jika kebakaran tak bisa diatasi di wilayahnya masing-masing.

"Kalau di wilayah saudara-saudara ada kebakaran hutan dan tidak bisa ditangani dengan baik, aturan mainnya masih tetap sama dan belum saya ganti yaitu dicopot," kata Presiden RI Joko Widodo.

Adanya perhelatan Asian Games yang berlangsung di Jakarta dan Palembang Agustus mendatang merupakan tantangan tersendiri dan menjadi perhatian serius Jokowi. Sebab pada periode tersebut sangat rawan terjadinya kebakaran hutan. Sehingga satgas harus mampu mendeteksi dini agar kebakaran hutan dan lahan bisa teratasi.