Temui Jokowi, Kak Seto Bahas Program Anak dan Masalah LGBT

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 05 Feb 2018, 15:38 WIB
20161209-Kunjungi Pengungsi Gempa, Jokowi Bagi-Bagi Buku-Aceh

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi melaporkan sejumlah programnya ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Ia pun menyambangi Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5/2/2018).

Seto mengatakan, salah satu program yang ia sampaikan ke Presiden Jokowi adalah gagasan mengenai Gerakan Nasional Sasana (Saya Sahabat Anak). Ia berharap gerakan ini dapat mengurangi tindak kekerasan kepada anak.

"Jadi kampanye agar semua bisa menjadi sahabat anak, bahkan nanti Presiden sahabat anak, menteri sahabat anak, terus turun sampai guru sahabat anak, orang tua sahabat anak. Sehingga tidak ada lagi kekerasan terhadap anak, karena semua memperlakukan sebagai teman atau sahabat," kata Seto usai menghadap Jokowi.

Selain itu, pria yang akrab disapa Kak Seto ini juga melaporkan mengenai program Satgas Perlindungan Anak untuk tingkat RT/RW yang saat ini sudah berkerja di wilayah Tangerang Selatan.

"Seluruh Tangsel, RT/RW-nya dilengkapi dengan Satgas Perlindungan Anak yang sekarang kami harapkan menjadi Satgas Sahabat anak," tambah Kak Seto.

Kak Seto berharap Satgas ini bisa dibentuk di daerah-daerah lain. "Mudah-mudahan segera disusul di berbagai tempat," tandas dia.

2 of 2

Masalah LGBT

Seto Mulyadi
Seto Mulyadi yang akrab disapa Kak Seto (Liputan6.com/ Nanda Perdana Putra)

Selain menyampaikan program LPAI, Kak Seto mengaku juga melaporkan masalah Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender atau LGBT kepada Jokowi.

"Kami juga laporkan masalah LGBT karena ini juga menjadi kesepakatan pemerintah bahwa itu merusak kepribadian bangsa," kata Kak Seto.

Selain itu, dia juga melaporkan beberapa kasus pelecehan seksual terhadap anak. Ia berharap pemerintah terus mendukung upaya pencegahan terhadap kasus serupa.

"Ini yang perlu diwaspadai," ucap dia.

Kemudian, Kak Seto berharap, permasalahan ini dapat diselesaikan melalui Satgas Perlindungan Anak di RT/RW yang menjadi Satga Sahabat Anak. Satgas ini sudah berjalan di Tangerang Selatan, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Bengkulu Utara.

"Dari penelitian, maksimal itu 40 persen itu pengaruh yang mungkin bawaan tadi. Sehingga masih ada 60 persen untuk bisa mengubah dan ini melalui lingkungan yang kondusif dan jauh dari kampanye-kampanye LGBT," tambah dia.

Menurut Kak Seto, Jokowi mendukung penuh langkah LPAI. Bahkan, kata dia, Presiden memerintahkan Menteri Sosial Idrus Marham supaya memberikan dukungan serta fasilitas kepada lembaganya. 

"Ini harus sinergi. Kewajiban melindungi anak adalah kewajiban masyarakat luas," tandas Kak Seto.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by