3 Pejabat Diperiksa KPK Menyusul OTT Bupati Jombang

Oleh Yusron Fahmi pada 04 Feb 2018, 07:40 WIB
Diperbarui 04 Feb 2018, 07:40 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Bupati Jombang, Jawa Timur, Nyono Suharli Wihandoko, Sabtu (3/2/2018) malam tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta. Politisi Partai Golkar yang kembali bertarung pada Pilkada serentak 2018 itu ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK Sabtu sore.

Seperti ditayangkan Liputan6 Pagi SCTV, Minggu (4/2/2018), tiba dengan mobil tahanan KPK, Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko Nyono langsung berjalan memasuki Gedung KPK . Politisi Partai Golkar itu pun tidak banyak berkomentar kecuali menjelaskan alasan kedatangannya ke Gedung KPK Sabtu malam.

Menyusul di belakangnya, adalah seorang pria yang membawa dua tas ransel juga memasuki Gedung KPK. Diduga pria tersebut adalah ajudan Nyono Suharli. Sementara di Jombang, tiga Pejabat Pemkab Jombang yaitu O, D dan S, diperiksa penyidik KPK di Markas Polres Jombang menyusul operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Nyono Suharli.

Penyidik KPK juga menyegel ruang kepala dinas kesehatan usai memeriksa ruang kerja bupati. Sejauh ini, belum diketahui kasus apa yang menjerat Nyono Suharli. Pihak KPK juga belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan bupati Jombang tersebut.