Begini Tata Cara Salat Gerhana Bulan dari Kemenag

Oleh Muhammad Ali pada 30 Jan 2018, 12:02 WIB
Diperbarui 01 Feb 2018, 11:13 WIB
[Bintang] Fakta Gerhana Bulan Total yang Terjadi Pada 31 Januari 2018

Liputan6.com, Jakarta - Gerhana super blue blood moon atau gerhana bulan total akan menyapa langit Indonesia pada Rabu, 31 Januari 2018. Umat Islam diimbau untuk berzikir, istigfar, sedekah, dan beramal baik lainnya.

Selain itu, menurut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Muhammadiyah Amin, umat Islam juga dapat melaksanakan sunah dengan menunaikan salat gerhana bulan atau khusuf secara berjemaah.

"Hampir seluruh kawasan Indonesia dapat mengamati gerhana bulan total ini. Puncak gerhana akan terjadi pukul 20.29.49 WIB, dan akhir gerhana pukul 22.11.11 WIB," ujar Amin.

Lantas bagaimana tata cara salat gerhana bulan tersebut?

Dalam infografis yang diterima Liputan6.com, Selasa (30/1/2018), disebutkan tata cara salat gerhana bulan atau khusuf tersebut sebanyak dua rakaat. Berikut tahapan tata cara salat gerhana bulan.

Infografis tata cara salat gerhana. (Istimewa)

 

1. Takbiratul Ihram, yaitu bertakbir sebagaimana salat biasa

2. Membaca doa iftitah, alfatihah, dan surat yang panjang dengan jahr (atau dikeraskan suaranya)

3. Ruku sambil memanjangkannya

4. I'tidal

5. Membaca kembali surat alfatihah, surat alquran yang panjang

 

 

2 of 2

Ruku Kedua

Gerhana Bulan atau Supermoon
Gerhana Bulan atau Supermoon (iStockphoto)

6. Ruku kedua dengan panjang yang lebih pendek dari ruku pertama

7. Bangkit dari ruku (I'tidal)

8. Sujud

9. Duduk di antara dua sujud

10. Sujud kedua

11. Bangkit dari sujud lalu mengerjakan rakaat kedua sebagaimana rakaat pertama. Hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya

12. Tasyahhud Akhir

13. Salam

Setelah itu imam menyampaikan kepada jemaah tentang materi anjuran untuk berzikir, berdoa, beristigfar, dan bersedekah.

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓