Pemprov Sumsel Tanggung Biaya Pengobatan Korban Ambruknya Balkon BEI

Oleh Muhammad Ali pada 17 Jan 2018, 06:00 WIB
Diperbarui 17 Jan 2018, 06:00 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Dari total 28 pasien korban jatuhnya selasar lantai dua Gedung Bursa Efek Indonesia yang dirawat di Rumah Sakit Siloam Jakarta, tercatat enam pasien sudah diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan.

Dalam Liputan6 Malam SCTV, Rabu (17/01/2018  menyebutkan, pada hari kedua perawatan, sebanyak 13 pasien menjalani operasi. Sebagian korban yang menjalani operasi lantaran patah tulang. Mulai tulang selangkangan hingga tulang belakang.

Dukungan moril terhadap para korban juga diberikan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Nurdin. Alex yang datang bersama rombongan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Selasa siang mengunjungi Rumah Sakit Jakarta.

Para pasien yang dirawat merupakan Mahasiswa Bina Darma Palembang, yang rata-rata mengalami luka dibagian kaki karena terjatuh dari selasar yang ambruk. Usai menjenguk para pasien, Alex menyatakan bahwa Pemprov Sumatera Selatan akan menanggung semua biaya pengobatan.

"Mahasiswa korban runtuhnya Gedung BEI ini nantinya semua biaya akan ditanggung oleh pemerintah tingkat provinsi. Saya instruksikan kepada pihak Rumah Sakit untuk memberikan semua yang dibutuhkan oleh pasien," kata Alex. 

Sehari pascamusibah ambruknya selasar lantai dua gedung BEI, tower dua masih ditutup dan dibatasi garis polisi. Para karyawan belum diperkenankan masuk ke dalam kantor. Mereka terpaksa menunggu di trotoar dan halte di depan gedung.

Sebagian besar perusahaan memilih meliburkan karyawannya, namun tidak sedikit yang meminta karyawannya tetap datang walaupun tidak bisa memasuki tower dua gedung BEI.