Kapolri: Polri - TNI Sudah Atur Kekuatan Hadapi KKB di Papua

Oleh Rezki Apriliya Iskandar pada 17 Nov 2017, 07:46 WIB
Diperbarui 17 Nov 2017, 07:46 WIB
Tito Karnavian Resmi Jadi Guru Besar PTIK
Perbesar
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyampaikan pidato pada pengukuhan sebagai guru besar untuk studi strategis kajian kontra terorisme di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Kamis (26/10). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Polisi Jenderal Tito Karnavian menegaskan bahwa Polri dan TNI sudah saling berkoordinasi untuk mengatur kekuatan dalam menghadapi perlawanan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Tembagapura, Mimika, Papua.

"Setting kekuatan sudah ada di sana, Polri dan TNU. Saya sudah koordinasi dengan Bapak Panglima (Jenderal TNI Gatot Nurmantyo," ucap Tito di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (16/11/2017).

Tito menyebutkan, Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar dan Panglima Daerah Militer (Pangdam) XVII Cenderawasih Mayor Jenderal George Elnadus Supit juga telah berada di Tembagapura untuk mengatasi langsung masalah tersebut.

"Kapolda bersama-sama Pangdam di sana. Kekuatan kita cukup di sana tapi jumlah KKB juga ada di sana. Mereka menguasai medan, itu ketinggian kan hampir 2.000 meter mungkin ya, cukup berat di sana," tutur Tito.

Dia mengatakan, pihaknya berupaya mencegah korban bertambah lagi dengan terus mengupayakan langkah-langkah persuasif.

"Tentunya dari petugas kita harap tidak ada korban. Oleh karena itu langkah-langkah persuasif kita lakukan terus melalui jalur gereja, jalur adat, jalur pemda. Semua sedang all out kita lakukan, " ucap Tito.

Tito menambahkan, seandainya upaya persuasif terhadap KKB tidak kunjung direspons maka TNI dan Polri akan menindak tegas.

"Kalau cara-cara persuasif tidak bisa kita lakukan dan deadlock, maka tidak mungkin akan kita diamkan. Negara tidak boleh kalah. Kita harus melakukan tindakan tapi tentunya tindakan itu dengan meminimalisir korban," tutur dia.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Maklumat Kapolda

Beberapa hari lalu, polisi telah menyebar Maklumat Kapolda yang berisi perintah bagi kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menguasai senjata api secara ilegal agar segera menyerahkan diri dan menghentikan segala tindak kekerasan. Namun, hingga sekarang pihak KKB tidak ambil pusing terhadap Maklumat Kapolda Papua itu.

"Kami juga sudah menjalin komunikasi dengan para tokoh masyarakat dan tokoh agama di wilayah Tembagapura dan beberapa kampung sekitar itu. Ini semua sebagai bentuk bahwa aparat kepolisian maupun TNI hadir di tengah masyarakat untuk melindungi mereka," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal di di Timika, Kamis (16/11/2017), dilansir Antara.

Ia mengatakan aparat kepolisian terus mengupayakan pendekatan persuasif dan dialog dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) guna meminimalisasi efek yang ditimbulkan kepada kedua belah pihak maupun warga sipil yang masih terisolasi di kampung-kampung sekitar Tembagapura, seperti Banti dan Kimbeli.

Lanjutkan Membaca ↓