Dinsos DKI Pastikan Harta Sri Pengemis Tajir Bakal Dikembalikan

Oleh Nafiysul Qodar pada 14 Nov 2017, 10:21 WIB
Diperbarui 14 Nov 2017, 10:21 WIB
Ilustrasi pengemis anak (iStock)
Perbesar
Ilustrasi pengemis anak (iStock)

Liputan6.com, Jakarta - Sri (43), terjaring razia penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) saat mengemis di jembatan penyeberangan orang (JPO) Kramat Sentiong, Jakarta Pusat. Pada operasi itu, petugas mendapati emas dan uang puluhan juta rupiah pada tas Sri yang diduga dari hasil mengemis.

Pengemis tajir itu lalu dibawa ke Panti Bangun Daya 1, Kedoya, Jakarta Barat untuk didata dan diberi penyuluhan. Sedangkan emas dan uang tunai hampir mencapai Rp 23 juta itu diamankan sementara oleh petugas.

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Dinas Sosial DKI Jakarta Miftahul Huda mengatakan, semua harta benda milik PMKS yang terjaring razia tidak akan dirampas petugas. Barang-barang tersebut akan dikembalikan kepada pemiliknya lagi, sekalipun diperoleh dari hasil mengemis.

"Semua barang PMKS yang dijangkau oleh petugas Dinsos akan dikembalikan ke pemiliknya, tidak ada yang berkurang serupiah pun," ujar Miftahul kepada Liputan6.com, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Dia menuturkan, PMKS yang dibawa ke panti sosial setelah terjangkau petugas akan diperiksa dan digeledah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Jika ditemukan barang berharga, maka akan disimpan sementara oleh petugas panti.

"Kalau dia punya barang berharga, maka akan disimpan oleh panti dengan surat pernyataan barangnya apa, kalau uang berapa jumlahnya, kemudian dikemas dalam satu kemasan," tutur Miftahul.

Dia memastikan, barang berharga tersebut akan dikembalikan dalam kondisi utuh kepada pemiliknya ketika PMKS itu dipulangkan.

"Kalau sampai ada petugas panti yang mengambil atau mengurangi jumlahnya, silakan dilaporkan ke kepala panti, (oknum petugasnya) akan mendapat sanksi berat," Miftahul menandaskan.

 

 

2 dari 2 halaman

Tak Sekali Ini

Sebelumnya, petugas Sudinsos Jakarta Pusat menjangkau PMKS di JPO Kramat Sentiong pada Minggu 12 November 2017. Dalam razia itu, petugas mendapati pengemis tajir bernama Sri. Dia ditemukan menyimpan emas dan uang tunai mencapai hampir Rp 23 juta diduga hasil mengemis.

Bukan kali ini saja petugas dinas sosial berhasil menjangkau pengemis tajir di Ibu Kota. Pada Oktober 2016 lalu, petugas Sudinsos Jakarta Selatan berhasil menjangkau pengemis tajir bernama Muklis M (64).

Dalam operasi itu, petugas mendapati uang tunai mencapai sekitar Rp 90 juta dari tangan Muklis. Kakek tersebut mengaku, uang sebanyak itu ia peroleh dari hasil mengemis selama enam tahun.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓