Ketua MUI Ma'ruf Amin: Indonesia Harus Bersyukur Punya Pancasila

Oleh Ahmad Romadoni pada 01 Agu 2017, 23:06 WIB
Diperbarui 01 Agu 2017, 23:06 WIB
KH Ma'ruf Amin
Perbesar
Ketua MUI KH Ma'ruf Amin. (Liputan6.com/Ahmad Romadoni)

Liputan6.com, Jakarta Untuk pertama kalinya Istana Kepresidenan menggelar Zikir Kebangsaan dalam menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia. Zikir ini merupakan wujud rasa bersyukur karena Indonesia diberi karunia termasuk Pancasila.

"Kita bersyukur karena Allah telah memberikan kita nikmat kemerdekaan. Nikmat karena bangsa Indonesia mempunyai dasar negara yang dapat mempersatukan seluruh elemen bangsa yaitu Pancasila," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/8/2017).

Indonesia memang dijuluki sebagai negara yang diberkahi dengan berbagai kelebihan. Mulai dari sumber daya alam hingga kekayaan budaya. Hal ini harus disyukuri agar Indonesia mencapai tujuan menjadi negara yang makmur dan sejahtera.

"Kita bersyukur karena Allah telah memberikan kita Tanah Air, Negara Kesatuan Republik Indonesia yang subur dan makmur," imbuh dia.

Rais Aam Nahdlatul Ulama ini juga berharap, Zikir Kebangsaan ini bukan menjadi yang pertama dan terakhir kali dilaksanakan. Zikir ini baiknya menjadi awal dari peringatan Kemerdekaan Indonesia.

"Ini memang yang pertama kali dan mudah-mudahan akan terus dapat dilakukan setiap bulan Agustus mengawali peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Amin ya rabbal 'alamin," ucap Ma'ruf.

Acara Zikir Kebangsaan merupakan rangkaian awal dari kegiatan merayakan HUT ke-72 RI, dimana tahun ini perayaan akan berlangsung sebulan penuh. Acara ini dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. 


Saksikan video menarik di bawah ini:

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya