Arti Mengaku Pernah Dapat Teror Order Fiktif dari Eks Suami

Oleh Ahmad Romadoni pada 09 Jul 2017, 19:42 WIB
Diperbarui 09 Jul 2017, 19:42 WIB
Logo Go-Jek di Markas Go-Jek di Kemang, Jakarta. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat
Perbesar
Logo Go-Jek di Markas Go-Jek di Kemang, Jakarta. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

Liputan6.com, Jakarta - Sugiarti atau Arti dituduh mengirim order makanan palsu ke dua mantan kekasihnya, Julianto dan Achmad Maulana. Rupanya, Arti juga pernah mengalami teror yang sama.

Arti mendapat teror order fiktif dari mantan suami, RH. RH sengaja mengirim pesanan makanan palsu melalui layanan pesan antar restoran cepat saji.

"Makanan diantar ke rumah saya. Hokben (Hoka-hoka Bento). Orangnya bilang disuruh RH. RH itu mantan suami saya," kata Arti pada Liputan6.com, Minggu (9/7/2017).

Arti menilai, mantan suaminya itu berbuat jahat padanya bahkan setelah bercerai. RH selalu menjelek-jelekkannya di media sosial (medsos).

"Dia tidak senang lihat Arti dapat kenalan dan banyak teman. Buka aib ke semua medsos bahwa Arti janda psycho, gila, dicemoohin, didzalimin semua orang. Jadi medsos belain RH," imbuh dia.

Arti menegaskan, tidak ada hubungannya dengan teror order fiktif yang menimpa Julianto dan Achmad Maulana alias Dafi. Dia menduga order dilakukan oleh orang yang telah mencuri ponselnya.

"HP saya hilang 7 Juni 2017. Waktu itu saya ke RS Budi Asih. Saya enggak tahu hilang di lift atau di Busway (Transjakarta). Tiba-tiba sudah enggak ada," ucap Arti.

 

Saksikan video menarik di bawah ini: