Longsor, Jalur Mudik Gimitir Lumpuh Total

Oleh Liputan6.com pada 25 Jun 2017, 08:21 WIB
Diperbarui 25 Jun 2017, 08:21 WIB
Ilustrasi Tanah Longsor
Perbesar
Ilustrasi Tanah Longsor

Liputan6.com, Jember - Jalur mudik Gumitir di Desa Garahan yang menghubungan Kabupaten Jember dengan Kabupaten Banyuwangi macet total sejak Sabtu 24 Juni 2017 malam hingga Minggu dini hari. Hal ini akibat tertutupnya badan jalan oleh longsoran tanah dan pohon besar yang tumbang menghalangi jalan.

"Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember menyebabkan tebing di jalur Gumitir longsor dan sebuah pohon besar tumbang karena akarnya tergerus longsor, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Djoko Santoso saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu dini hari seperti dikutip dari Antara.

Tebing setinggi 10 meter longsor di kilometer (KM) 35 dan KM 36 jalur Gumitir dengan lebar longsoran 5 meter yang menutupi badan jalan, sehingga tidak bisa dilalui oleh pemudik dari arah Kabupaten Jember menuju Banyuwangi atau sebaliknya.

"Petugas BPBD, aparat kepolisian dan TNI bersama sukarelawan membersihkan longsoran tersebut dan menepikan pohon yang tumbang, sehingga arus lalu lintas dibuka tutup untuk satu jalur saja," tuturnya.

Menurutnya ada tiga titik longsor yang terjadi di jalur Gumitir, sehingga petugas harus bekerja ekstra untuk membersihkan longsoran dan memotong pohon tumbang, agar jalur yang menghubungkan Kabupaten Banyuwangi-Jember itu bisa dilewati pemudik.

"Sepanjang jalur Gumitir memang rawan longsor karena kemiringan tanahnya dan kondisi tanah sangat labil, sehingga ketika hujan deras mengguyur kawasan setempat, maka potensi tanah longsor cukup tinggi," kata Djoko.

Sementara Kanit Kecelakaan Polsek Sempolan Ipda Hariyanto mengatakan tanah longsor tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, sehingga jalur Gumitir lumpuh total akibat longsoran yang menutupi badan jalan.

"Saat terjadi longsor, jalur Gumitir lumpuh total karena tidak bisa dilewati dan arus lalu lintas sempat dibuka satu arah, setelah sebagian longsoran dibersihkan oleh petugas di lapangan," kata Hariyanto.

Ia mengimbau para pemudik untuk berhati-hati saat melintas di jalur Gumitir ketika hujan deras karena sepanjang jalur tersebut rawan longsor dan pohon tumbang.

Informasi yang dihimpun di lapangan, longsor tersebut menyebabkan kemacetan lebih dari 10 kilometer dari arah Kabupaten Jember selama sembilan jam lebih. Sehingga banyak sopir kendaraan besar yang keluar dari kendaraan untuk bersantai sambil menunggu proses pembersihan longsor selesai.

Pihak BPBD baru mendatangkan alat berat untuk membersihkan longsor pada Minggu dini hari, sehingga jalur Gumitir kembali lumpuh total karena kendaraan pemudik belum bisa melewati jalur tersebut sampai proses pembersihan lumpur selesai.

Saksikan video di bawah ini: