Jokowi: Ada yang Lihat Tulisan Made In Indonesia Batal Membeli

Oleh Ahmad Romadoni pada 22 Apr 2017, 08:51 WIB
Diperbarui 22 Apr 2017, 08:51 WIB
jokowi
Perbesar
Jokowi saat meninjau pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk yang lebih dikenal dengan Sritex, di Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (21/4/2017). (Biro Pers Istana)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat untuk bangga dengan produk asli Indonesia. Sebab, kualitas produk buatan Indonesia sebenarnya tidak kalah dengan buatan luar negeri. Demikian disampaikan Presiden saat meresmikan perluasan pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

"Saya tahu banyak orang kita ingin beli barang merek luar negeri. Kalau lihat di sini ada tulisan made in Indonesia langsung batal beli. Senangnya barang-barang impor. Ini yang harus dihentikan. Kita harus mencintai produk-produk yang diproduksi di dalam negeri," tegas Jokowi, Jumat 21 April 2017.

Padahal, lanjut dia, banyak perusahaan-perusahaan di Indonesia yang mampu memproduksi barang dengan kualitas internasional. Salah satunya ialah PT Sri Rejeki Isman Tbk yang lebih dikenal dengan Sritex. Perusahaan yang bergerak di bidang tekstil tersebut bahkan disebut Presiden sebagai merek Indonesia yang mampu berbicara banyak di pasar internasional.

"Kita lihat Sritex. Salah satu bukti merek Indonesia yang merajai pasar dunia. Mulai dari seragam militer, pakaian kerja, pakaian fashion, dan pakaian anak semuanya dipasok Sritex. Enam puluh persen produknya untuk ekspor," ujar Jokowi.

Oleh karenanya, dalam kesempatan itu Presiden mengapresiasi upaya Sritex untuk lebih meningkatkan persaingan dengan dunia internasional. Salah satunya ialah dengan memperluas pabrik sehingga kapasitas produksi dapat ditingkatkan.

"Saya tanya, apakah kita kalah dengan tekstil Vietnam? Karena saya dengar tekstil kita kalah oleh Vietnam. Dijawab oleh Pak Iwan (Presdir Sritex), kita tidak kalah. Kita bisa bersaing dengan mereka," Jokowi menambahkan.

Di penghujung sambutannya, Kepala Negara menitipkan pesan kepada Sritex dan juga perusahaan tekstil dan produk tekstil (TPT) lainnya untuk senantiasa menjaga kualitas produk. Selain itu, inovasi dan penguasaan akan teknologi juga dimintanya untuk terus dilakukan.

"Kepada Sritex dan seluruh produsen TPT di Indonesia, saya minta dijaga kualitas dan ketepatan waktu dalam pengiriman. Terus berinovasi, jangan tertinggal teknologinya. Kita harus buktikan bahwa produk-produk Indonesia memang berkualitas tinggi dan patut dibanggakan," tutup Jokowi.

Hadir mendampingi Presiden, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Presiden Direktur PT Sri Rejeki Isman Tbk Iwan Setiawan Lukminto.