Kapolri: Foto Polisi dengan Jasad Begal Tak Humanis

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 06 Apr 2017, 11:56 WIB
Diperbarui 06 Apr 2017, 11:56 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian
Perbesar
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menanggapi beredarnya foto 13 anggota Polresta Bandar Lampung dengan lima jenazah yang diduga begal. Menurut dia, para anggota Polresta Bandar Lampung tak seharusnya berpose di depan jenazah para pelaku begal, apalagi sampai foto itu disebarluaskan.

"Harusnya tidak perlu ada foto seperti itu," kata Tito Karnavian di Wisma Dubes Rusia, Jakarta, Kamis (6/4/2017).

Mantan Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri itu menilai, perilaku para anggota Polresta Bandar Lampung itu tidak etis. Terlebih, sampai berpose di depan jenazah begal.

"Menurut pendapat saya itu tidak humanis. Tidak profesional," ucap Tito.

Oleh karena itu, mantan Kapolda Metro Jaya itu berencana menemui para anak buahnya itu ke Lampung pada Jumat, 7 April 2017 besok. Di sana, Tito akan memberikan arahan sehingga tidak terjadi lagi peristiwa serupa.

"Besok saya akan ke sana, hari Jumat, untuk memberikan arahan. Enggak boleh hal itu terulang," Tito menandaskan.

13 personel Polresta Bandar Lampung diperiksa Paminal Mabes Polri karena foto bersama 5 jasad begal (Liputan6.com/Istimewa)

Foto 13 personel Polresta Bandar Lampung dengan lima jasad begal beredar di media sosial. Polri juga akan mencari tahu siapa penyebar swafoto tersebut

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas, Polri Brigjen Rikwanto, menyayangkan beredar luasnya foto tersebut.

"Itu yang sedang didalami oleh penyidik Propam. Memang apa pun prosesnya, peristiwanya walaupun sebuah keberhasilan, kalau foto itu ditampilkan ya tidak patut," kata Rikwanto di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu 5 April 2017.

Rikwanto meminta maaf kepada masyarakat atas tersebarnya foto itu. Semua polisi yang ada dalam foto tersebut, kata dia, sudah ditindak.