Demi Kenyamanan, Pintu Masuk Taman Air Sri Baduga Ditambah

Oleh Liputan6 pada 21 Feb 2017, 15:16 WIB
Diperbarui 21 Feb 2017, 15:16 WIB
Demi Kenyamanan, Pintu Masuk Taman Air Sri Baduga Ditambah
Perbesar
Pemkab Purwakarta menambah pintu masuk ke Taman Air Sri Baduga untuk kenyamanan dan keamanan pengunjung.

Liputan6.com, Jakarta Membeludaknya antusiasme masyarakat untuk menonton air mancur menari di Taman Sri Baduga yang terletak di Jalan KK Singawinata Purwakarta memaksa pemerintah kabupaten setempat membangun pintu tambahan untuk memasuki area taman.

Berdasarkan data pada pihak penyelenggara peresmian, tak kurang dari 50 ribu pengunjung memadati bagian luar taman air mancur terbesar di Asia Tenggara itu saat diresmikan pembangunan tahap ketiganya, Sabtu (18/2) lalu. Jumlah ini berada jauh di atas prediksi awal yakni sebesar 30 ribu pengunjung saja.

Dalam rangka antisipasi kejadian yang tidak diinginkan, Pemkab Purwakarta menambah dua pintu masuk di bagian timur dan dua pintu keluar di bagian barat. Seluruh pintu ini sudah dapat digunakan dalam waktu dekat.

"Kita tambah pintu masuknya, terutama untuk wanita hamil, lansia, dan anak-anak juga untuk penyandang difabel," kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi hari ini, Selasa (21/2) saat meninjau Taman Air Mancur Sri Baduga.

Taman Air Mancur Sri Baduga.

Bukan hanya itu, untuk menambah keamanan dan kenyamanan pengunjung, Dedi menegaskan pihaknya sudah memberikan tugas penambahan personel penyelia kepada dinas terkait, dalam hal ini Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Purwakarta.

"Petugas penyelia pun kami tambah untuk pertunjukan air mancur ke depan. Kita ingin pengunjung merasa aman dan nyaman saat menonton air mancur," katanya menambahkan.

Dalam kesempatan ini, pria yang selalu mengenakan pakaian khas Sunda itu menjawab permintaan terkait pembukaan Taman Air Mancur Sri Baduga setiap hari. Ia berujar sengaja membuat jadwal pembukaan dalam rangka menjaga fasilitas di dalam taman.

Selain itu, langkah ini dia lakukan juga dalam upaya menghindari penggunaan ruang publik untuk aktivitas warga yang bersifat negatif.

"Harus komitmenlah untuk menjaga fasilitas di ruang publik, pagi dan sore kita buka. Kita buka malam hari hanya pada malam minggu saja. Malam lain kita tutup agar tidak digunakan untuk hal yang tidak semestinya," ucapnya.

Dia pun mengaku tidak ambil pusing terkait banyaknya komentar atas pembatasan waktu kunjungan ke taman-taman di Purwakarta.

"Kita kemarin pasang lampu baru, sudah ada tangan jahil yang mengambil. Kalau warga mau taat aturan dengan penuh kesadaran, kami siap membukanya tanpa batas," ucapnya.

Ke depan nanti, setiap malam minggu Taman Air Mancur Sri Baduga akan dioperasikan sebanyak tiga sesi. Sesi pertama dimulai pukul 19.30 WIB, sesi kedua pukul 21.00 WIB dan ditutup dengan sesi terakhir yang akan dimulai pada pukul 22.00 WIB. Masing-masing sesi pertunjukan berlangsung selama kurang lebih 25 menit.

Powered By:

Kabupaten Purwakarta

    POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya