Kementerian PUPR Siapkan Anggaran Normalisasi Sungai DKI Rp 600 M

Oleh Ika Defianti pada 20 Feb 2017, 18:18 WIB
Diperbarui 20 Feb 2017, 18:18 WIB
Normalisasi Ciliwung
Perbesar
Normalisasi Ciliwung

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan anggaran untuk proyek normalisasi sungai sudah disediakan. Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta hanya menyediakan dana untuk pembebasan lahan.

"PU (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) pusat sudah ada (dalam) anggaran. Justru tugas DKI harus menyediakan lahan," ucap Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (20/2/17).

Senada dengan Ahok, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Teguh Hendrawan menyatakan penganggaran dari Kementerian PUPR untuk pembangunan infrastruktur.

"Untuk pelaksanaannya menjadi tanggung jawab dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC), kami hanya untuk pembebasan lahannya, Kementerian yang bangun," ujar dia.

Selanjutnya, Teguh menambahkan total anggaran untuk waduk dan normalisasi sungai mencapai Rp 600 milliar. "Kalau untuk dana normalisasi sungai itu sekitar Rp 200 milliar lebih," ucap Teguh.

Banjir setinggi dua meter menggenangi Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, Minggu 19 Februari 2017, terutama di RW 3 dan RW 4. Perahu-perahu karet pun disiagakan untuk mengevakuasi warga.

Banjir di Cipinang Melayu terjadi akibat luapan Sungai Sunter menyusul hujan lebat sejak Minggu pagi. Banjir ini terjadi karena normalisasi Sungai Ciliwung baru mencapai 40 persen.