Ketua MUI Jadi Khatib Jumat Demo 2 Desember?

Oleh Muhammad Ali pada 01 Des 2016, 06:44 WIB
Diperbarui 01 Des 2016, 06:44 WIB
20161013-Penyataan-MUI-HEL
Perbesar
Ketua Umum MUI Pusat, Maruf Amin memberi keterangan terkait polemik ucapan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Jakarta, Kamis (13/10). Ia meminta masyarakat tetap tenang menyikapi hal tersebut. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI akan menggelar demo 2 Desember di Monas, Jakarta Pusat. Aksi digelar sebagai lanjutan dari 4 November yang menuntut penuntasan kasus Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait kasus dugaan penistaan agama.

Nantinya, aksi tersebut akan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selepas salat Jumat. Para peserta aksi akan menggelar gelar sajadah untuk melaksankanan salat Jumat bersama dengan khatib Ketua Umum MUI Kiai Maruf Amin.

"Yang menjadi khatib yaitu Al Mukarram, KH Ma'ruf Amin," kata Ketua Pembina GNPF MUI Habib Rizieq dalam jumpa pers di kantor MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 28 November 2016.

Saat dikonfirmasi, Kiai Maruf Amin mengaku belum memutuskan untuk menjadi khatib salat Jumat tersebut. "Lihat saja, masih dipertimbangkan," ujar Kiai Maruf Amin saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Maruf menyebut keputusan itu masih dibicarakan dengan sejumlah pihak. Dirinya akan memastikan hal itu nanti malam. "Nanti malam ada pertemuan," ujar dia.

Namun begitu, Maruf mengaku siap jika nantinya akan menjadi khatib Jumat. Permasalahan ketaqwaan dan persaudaraan bangsa akan menjadi tema dalam khutbah tersebut.

"Ketakwaan, kemaslahan, dan persaudaraan kebangsaan. Intinya itu," ujar dia.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya