Tenggak Miras Oplosan, 10 Warga di Cakung Tewas

Oleh Ahmad Romadoni pada 26 Nov 2016, 22:53 WIB
Diperbarui 26 Nov 2016, 22:53 WIB

Liputan6.com, Jakarta Sekelompok warga meregang nyawa setelah menenggak minuman keras oplosan di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Sedikitnya sudah 10 warga yang tewas akibat miras oplosan itu.

Kapolsek Cakung Kompol Sukatma mengatakan, sekelompok warga diketahui menenggak miras oplosan ini di Halte Pengarengan di Jalan Rajiman dan Kampung Kebon di Jalan Kampung Lio, Cakung, Jakarta Timur.

"Korban tewas setelah minum miras oplosan. Para korban minum di dua tempat berbeda," kata Sukatma saat dikonfirmasi, Sabtu (26/11/2016).

Para korban diketahui pesta minuman keras pada Kamis, 24 November 2016. Tak lama setelah itu, satu per satu dari warga mengeluhkan sakit dan dibawa ke rumah sakit. Beberapa di antaranya tewas keesokan harinya.

"Setelah melakukan pemeriksaan, diketahui (miras) dibeli di warung Udin dan Neneng alias Mami. Kemudian, penjual miras berinisial MN (50) sudah diamankan petugas," jelas Sukatma.

Dia mengatakan, pihaknya akan meningkatkan patroli di wilayah Cakung, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Kami akan terus lakukan operasi, penjual miras ini kan seperti kucing-kucingan sama kami, tapi kalau memang jelas melanggar ya pasti kita akan tindak," pungkas Sukatma.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, hingga pukul 16.00 WIB korban tewas berumur antara 23 hingga 50 tahun. Mereka yakni berinisial RZ, AK, SY, WS, UJ, AH, SB, JT, EL dan MS.


**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya