Top 3: Waspadai Provokasi Lewat Medsos Jelang Demo 4 November

Oleh Delvira HutabaratNafiysul Qodar pada 01 Nov 2016, 22:01 WIB
Diperbarui 01 Nov 2016, 22:01 WIB
Top 3: Kombes Awi Sebut Banyak Akun Medsos yang Memprovokasi
Perbesar
Kombes Awi Setiyono meminta masyarakat untuk mengklarifikasi terlebih dahulu semua informasi yang belum pasti kebenarannya.

Liputan6.com, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengimbau masyarakat tidak terprovokasi dengan isu-isu di media sosial jelang demo besar-besaran yang rencananya digelar di Ibu Kota, pada Jumat, 4 November 2016.

Awi bahkan meminta masyarakat untuk mengklarifikasi terlebih dahulu semua informasi yang belum pasti kebenarannya. Karena menurutnya, banyak pihak-pihak yang ingin mengadu domba.

Hingga malam ini, Selasa (1/11/2016), berita ini paling banyak menyita perhatian pembaca Liputan6.com, terutama di kanal News.

Selain itu, ada pula berita tentang tanggapan kuasa hukum Jessica Wongso, Otto Hasibuan terkait rencana ribuan pengacara yang tergabung dalam Kantor Pendidikan Advokat Pengacara Indonesia (Kapindo) dan Kongres Advokat Indonesia (KAI) melaporkan tiga hakim yang menangani kasus Jessica.

Kabar permohonan maaf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait ungkapan yang dinilai menyinggung masyarakat juga tak kalah diburu.

Berikut berita-berita terpopuler yang terangkum dalam Top 3 News:

1. Polisi Sebut Habib Rizieq Diadu Domba Jelang Demo 4 November

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setoyono. (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Sejumlah provokasi mulai terlihat jelang demo besar-besaran di Ibu Kota pada Jumat, 4 November 2016. Provokasi tersebut tersebar melalui sejumlah media sosial maupun pesan berantai yang justru membuat masyarakat semakin resah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang beredar liar di dunia maya. 

"Klarifikasi dulu, itu banyak hoax-nya. Apalagi terkait demo 4 November, itu banyak sekali hoax-nya," ujar Awi di Mapolda Metro Jaya, Senin, 31 Oktober 2016.

Awi mengindikasikan banyak sekali pihak-pihak yang sengaja menunggangi rencana aksi tersebut dengan kepentingan mereka sendiri. 

Selengkapnya...

2. Ini Tanggapan Otto Hasibuan Terkait Pelaporan 3 Hakim Jessica

(Antara)

Ribuan advokat yang tergabung dalam Kantor Pendidikan Advokat Pengacara Indonesia (Kapindo) dan Kongres Advokat Indonesia (KAI) berencana melaporkan tiga hakim yang menangani kasus Jessica Kumala Wongso ke Komisi Yudisial (KY) hari ini, Selasa (1/11/2016).

"Belum tahu saya. Oh ada itu ya? Saya nggak tahu ya, belum kenal juga. Sungguh-sungguh belum tahu saya," ujar Otto kepada Liputan6.com di Jakarta, Senin 31 Oktober 2016 malam.

Mantan Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) itu sendiri belum memikirkan rencana pelaporan terkait sikap majelis hakim yang menangani perkara Jessica. Kendati, tak menutup kemungkinan tim penasihat hukum Jessica bakal melaporkan sikap Kisworo Cs itu.

Otto menganggap, majelis hakim telah melecehkan profesi advokat melalui pernyataannya yang melarang tim penasihat hukum menilai Jessica tak bersalah.

Selengkapnya...

3. Ahok: Saya Sudah Berkali-Kali Memohon Maaf

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) | foto : Liputan6.com

Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyerahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian terkait rencana demonstrasi 4 November nanti. Ahok menyatakan, dirinya sudah menyampaikan permohonan maaf terkait ungkapan yang dinilai menyinggung masyarakat itu.

"Saya kan sudah sampaikan berkali-kali, kalau saya dianggap salah pun, saya kan sudah menyampaikan mohon maaf," ujar Ahok di Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (1/11/2016).

"Kalau orang beragama, Tuhan pun memaafkan manusia yang sudah menyampaikan permohonan maaf. Itu saja," Ahok menambahkan.

Selengkapnya...