Keluar dari Rutan Medaeng, Dahlan Iskan Meneteskan Air Mata

Oleh Dian Kurniawan pada 01 Nov 2016, 05:53 WIB
Diperbarui 01 Nov 2016, 05:53 WIB
Dahlan Iskan
Perbesar
Dahlan Iskan usai pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Senin (31/10/2016). (Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Liputan6.com, Surabaya - Tersangka dugaan kasus korupsi pelepasan 33 aset PT Panca Wira Usaha (PWU), BUMD milik Pemerintah Provinsi Jatim, Dahlan Iskan resmi menjadi tahanan kota atau keluar dari Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Surabaya yang berlokasi di Medaeng Waru, Sidoarjo, Jatim.

Dahlan Iskan yang mengenakan kaos oblong berwarna putih, nampak keluar dari Rutan Medaeng sekitar pukul 22.57 WIB. Dia juga tetap tidak banyak berkomentar terkait dikabulkannya surat permohonan penangguhan penahanan yang diajukan keluarganya kepada penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim pada pukul 15.00 WIB.

"Terima kasih semuanya," tutur Dahlan singkat sesaat keluar dari gerbang Rutan Medaeng, Senin (31/10/2016) malam.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kasi Penyidikan Pidana Khusus Kejati Jatim Dandeni Herdiana membenarkan hal tersebut. "Kondisi kesehatan tersangka Dahlan Iskan yang menjadi pertimbangan dikabulkannya permohonan penangguhan penahanan tersebut," kata dia.

Dandeni mengatakan bahwa sebagai penjamin dalam surat permohonan itu adalah keluarga besar Dahlan, antara lain, istri, anak, dan menantunya. "Selain itu, dalam surat juga dilampirkan rekam medik dari dokter terkait kondisi kesehatan tersangka," ucap dia.

Dandeni menyampaikan bahwa setelah dialihkan status penahanannya, selanjutnya dahlan diwajibkan untuk lapor ke penyidik Kejati Jatim setiap hari Senin dan Kamis tiap pekannya. "Tersangka wajib lapor Senin dan Kamis, hingga perkara ini masuk di persidangan," tutur dia.

Dandeni menegaskan bahwa pengajuan pengalihan status penahanan ini diajukan pihak keluarga ke penyidik Senin kemarin sekitar pukul 15.00 WIB, usai Dahlan Iskan menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka di Kejati Jatim.

"Permohonan baru dikabulkan sekitar pukul 21.00 WIB, karena permohonan ini tidak hanya membutuhkan persetujuan Pak Kajati Jatim saja, tapi juga dari Kejagung RI," ujar Dandeni.

Meneteskan Air Mata

Dengan menumpangi mobil Toyota Vellfire warna putih Nopol L 854 NS, Dahlan tiba di rumahnya yang berlokasi di Kompleks Perumahan Sakura Regency Blok AA 18, Surabaya. Dahlan pun nampak terharu dan meneteskan air mata saat tiba di rumahnya.

"Saya sangat terharu. Banyak netizen yang mendukung saya habis-habisan. ‎Saya tidak menyangka dukungan warga begitu banyak. Saya sampai mbrebes mili. Mbrebes mili itu mengeluarkan air mata. Saya ucapkan terima kasih kepada semua orang yang mendukung saya," tutur Dahlan di rumahnya.

Saat disinggung mengenai kondisi kesehatannya, Dahlan mengaku bahwa memang kondisinya tidak stabil. "Iya, tadi tekanan darah naik. Makanya saya mohon izin mau istirahat dulu," pungkas dia. 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya