VIDEO: Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Makassar Berakhir Ricuh

Oleh Liputan6 pada 29 Okt 2016, 03:27 WIB
Diperbarui 29 Okt 2016, 03:27 WIB
Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Makassar Berakhir Ricuh
Perbesar
Ratusan mahasiswa Unismuh terlibat saling serang dengan aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar.

Liputan6.com, Makassar - Bentrokan terjadi di depan Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar di Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat petang. Ratusan mahasiswa Unismuh terlibat saling serang dengan aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Jumat (28/10/2016), mahasiswa melempari polisi menggunakan batu. Sementara polisi melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan mahasiswa.

Meski sempat memaksa mahasiswa masuk ke dalam kampus, namun mahasiswa dari dalam halaman kampus terus melempar batu ke arah polisi. Karena kalah jumlah, polisi pun berusaha menghindari aksi anarkis lebih parah dengan menjauhi lokasi.

Ratusan mahasiswa kemudian mencari polisi dan menemukan kendaraan motor polisi yang terparkir. Secara bersama-sama mahasiswa kemudian merusak motor milik polisi dari Patmor Polrestabes Makassar. Tujuh motor dinas polisi dirusak mahasiswa.

Sebelum bentrokan ratusan mahasiswa demo di depan kampus mereka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Mereka membakar ban bekas dan menutup jalan menggunakan kendaraan warga yang melintas.

Akibat mengganggu lalu lintas, kepolisian dan pengamanan kampus lalu meminta mahasiswa menghentikan aksi. Namun mahasiswa tidak setuju dan melakukan pelemparan menggunakan batu ke arah polisi.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya