Hadiri Apel Akbar, Menaker Hanif Minta Santri Berdaya Saing

Oleh M Syukur pada 07 Okt 2016, 16:27 WIB
Diperbarui 07 Okt 2016, 16:27 WIB
M Syukur/Liputan6.com
Perbesar
Menaker Hanif mendatangi apel akbar hari santri di Pekanbaru (M Syukur/Liputan6.com)

Liputan6.com, Pekanbaru - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menghadiri apel akbar Hari Santri di Kompleks Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.

Kepada ribuan santri yang hadir, Hanif meminta santri berdaya saing untuk memenangkan persaingan.

"Para santri harus memenuhi tiga hal yakni karakter kuat, kompetensi, serta kreatifitas," ujar Hanif di Kompleks Kantor Gubernur Riau, Kamis 6 Oktober 2016.

Hanif mengingatkan, karakter santri tersebut harus berpegang pada tiga ciri yakni tawasuth (moderat), tawazun (berimbang), serta i'tidal (tegak lurus).

Dengan berpegang tiga ciri tersebut, ujar Hanif, dengan sendirinya para santri memiliki daya tangkal dari arus zaman yang negatif, seperti narkoba dan radikalisme.

Menteri yang juga menghabiskan masa mudanya di pesantren ini juga mengajak santri senantiasa bangga sebagai santri.

Menurut dia, sejarah menunjukkan santri telah berkontribusi terhadap berdirinya bangsa Indonesia.

"Tahun 1873 para ulama sudah kumpul di Aceh merumuskan Aljumhuriyah Al Indonesia. Baca pula sejarah perlawanan Pangeran Diponegoro yang juga seorang santri," kata Hanif.