Alasan Kapolri Copot Brigjen Supriyanto Sebagai Kapolda Riau

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 30 Sep 2016, 16:13 WIB
Diperbarui 30 Sep 2016, 16:13 WIB
20160901-HUT-Polwan-ke-86-Jakarta-Tito-Karnavian-HA
Perbesar
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. (Liputan6.com/Helmi Afandi)

Liputan6.com, Jakarta - Jabatan Brigjen Supriyanto sebagai Kapolda Riau digantikan Brigjen Zulkarnain yang sebelumnya menjabat Kapolda Maluku Utara. Supriyanto ditarik ke Mabes Polri sebagai Irwil II Itwasum Polri

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku memiliki pertimbangan sendiri menarik Supriyanto ke Mabes Polri sebagai Irwil II Itwasum Polri.

"Di Riau sendiri kapoldanya kita mutasikan ke sini. Sekaligus juga mungkin sebagai pembelajaran karena beliau dulunya di SDM. Lama di SDM. Sedangkan permasalahan-permasalahan di Riau ini banyak permasalahan keresersean," kata Tito di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/9/2016).

Terlebih lagi, sambung Tito, Polda Riau sudah naik tipe dari Polda tipe B menjadi tipe A sehingga nantinya Zulkarnain akan naik menjadi Irjen. Ia menilai, Zulkarnaen lebih kompeten memimpin Riau.

"‎Polda Riau kan naik jadi tipe A, dan saya memberikan penghargaan pada Kapolda Maluku Utara untuk menempati posisi Kapolda Riau. Selama memimpin Maluku Utara, kondisi  tertib dan tidak ada gejolak sama sekali. Makanya Pak Zulkarnain saya berikan reward," ucap dia.

Tito mengatakan, di Mabes Polri Supriyanto akan digembleng pemahaman di bidang reserse. "Jadi saya tarik beliau ke sini. Karena beliau di irwil nanti beliau akan bisa lebih mendalami ilmu-ilmu resersenya kembali," pungkas Tito.