Kapolri: Soal Wakapolri, Nanti Usai BG Jadi Kepala BIN

Oleh Devira Prastiwi pada 05 Sep 2016, 22:50 WIB
Diperbarui 05 Sep 2016, 22:50 WIB
20160831- Kapolri Tito Karnavian Paparkan Paham Radikal di Komisi III-Jakarta- Johan Tallo
Perbesar
Di depan Pansus RUU Terorisme DPR, Kapolri Jenderal Tito Karnavian memaparkan soal perkembangan paham radikal di Indonesia dan cara menangani aksi teror yang tepat pada era reformasi, Senayan, Jakarta, Rabu (31/8). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan jika Wakapolri Komjen Budi Gunawan siap menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Ia juga tahu kalau surat dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah masuk ke DPR.

"Mungkin besok sudah ada rekomendasi untuk disampaikan ke Komisi I. Saya dengar hari Rabu ada fit and proper test," ujar Tito usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin (5/9/2016).

Soal pengganti Komjen Budi Gunawan, mantan Kapolda Papua ini enggan menjawab. Mengenai nama Komjen Syafruddin yang belakangan disebut, Tito menilai dia merupakan sosok yang baik.

"Nanti akan disampaikan kalau Pak BG sudah positif diterima dan positif dilantik. Semua yang bintang tiga memiliki kesempatan yang sama, semua bagus. Kalau enggak, tidak jadi bintang tiga," ujar mantan Kepala BNPT ini.

Presiden Jokowi telah mengirimkan surat pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) kepada Pimpinan DPR.

Surat tersebut bakal dibacakan dihadapan seluruh anggota DPR dalam sidang paripurna yang digelar besok, Selasa 6 September 2016.

"Surat sudah dilayangkan Presiden kepada pimpinan DPR, dan kami sudah mendapatkan warning untuk persiapan uji kelayakan. Rencananya tentu besok dibacakan suratnya di sidang paripurna, pada hari Selasa," kata Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, hari ini.

Setelah pembacaan di paripurna, Komisi I rencananya langsung memproses Budi Gunawan yang kerap disapa BG itu dengan melakukan uji kelayakan dan kepatuhan. "Kemudian, hari Kamis hasil dari uji kelayakan itu dibawa ke paripurna," ujar dia.