Gaya Jokowi Beri Sambutan Peringatan Harganas di Kupang

Oleh Muhamad Nuramdani pada 30 Jul 2016, 19:19 WIB
Diperbarui 30 Jul 2016, 19:19 WIB
Soal Reshuffle Kabinet Ini Kata Presiden Jokowi
Perbesar
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan merombak (reshuffle) kembali jajaran kabinet kerjanya. Lalu siapakah yang diganti dan masih bertahan? (Foto: Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Kupang - Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo hadir dalam puncak peringatan ke-23 Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Jokowi hadir dengan setelan tenun asal Kabupaten Sika, Maumere, NTT. Sedang Ibu Negara menggunakan atasan kebaya polos dengan bawahan tenun khas daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Jokowi berharap keluarga sebagai pihak terdepan dan terpenting dalam melindungi anak-anak, harus terwujud dan menghindari kekerasan.

"Keluarga sebagai pihak terdepan dan terpenting bagi anak harus mengabdikan bahwa fungsi dan perlindungan harus terwujud. Kekerasan anak harus stop dan tidak bisa kita biarkan lagi," kata Jokowi, Kupang, NTT, Sabtu (30/7/2016).

Jokowi mengimbau kepada para orangtua agar melindungi anak dari penggunaan teknologi dan konsumsi informasi. Namun bukan berarti melarang anak menggunakan teknologi, justru untuk menumbuhkan fungsi karakter anak.

"Begitu juga anak-anak harus dilindungi dari penggunaan teknologi dan konsumsi informasi. Ini hati-hati, bukan berarti anak-anak sama sekali dilarang menggunakan teknologi informasi, tetapi dalam menumbuhkan dan menjalankan fungsi karakter kita," tegas dia.

Ketika berbicara terkait Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN), Jokowi teringat mars BKKBN saat masa kecilnya, yang sebelumnya telah dinyanyikan dalam pembukaan puncak peringatan Harganas.

"BKKBN, kita ingat ada yang nyanyi, lagunya begini 'keluarga berencana... Coba satu sini," ujar Jokowi memanggil satu anggota paduan suara, yang disambut tawa para hadirin.

"Saya jadi ingat masa kecil saya, nyanyian itu hampir tiap hari keluar di televisi, mengingatkan kita kembali betapa keluarga berencana itu sangat diperlukan. Coba ibu Fatmawati nyanyi, boleh ya. Tapi barengan, masa sendirian," sambung dia.

Ibu dengan seragam kebaya putih dan bawahan kain khas NTT ini pun menyanyikan mars BKKBN di atas panggung. Namun di tengah lagu, dia lupa lirik. Seluruh hadirin spontan tertawa.

Jokowi kemudian menyuruhnya memperkenalkan diri. Dengan semangat perempuan itu menyebutkan dengan lengkap.

"Nama saya ibu Fatmawati Lamea, tinggal di Kecamatan Kota Lama, RT 18, RW 74," jawab Fatmawati.

Jokowi juga bertanya mengenai fungsi dari Posyandu kepada ibu satu anak ini. Karena jawabannya benar, Jokowi pun memberikan hadiah berupa sepeda.

"Ya sudah sepedanya satu," ujar Jokowi.

Tak hanya Fatmawati, seorang siswi SMA bernama Melanie Boga juga mendapat sepeda setelah menjawab pertanyaan, mengenai kain tenun yang digunakan Jokowi saat itu.

"Saya hari ini pakai tenun dari mana? Ayo sini. Tahu yang saya pakai ini?" tanya Jokowi.

Dengan yakin, siswi kelas 3 SMA ini menjawab. "Dari Kabupaten Sika, Maumere, NTT."

Sambil tersenyum, Jokowi pun memberikan sepeda kepada siswi tersebut. "Ayo sini sepedanya satu."

Pertanyaan ketiga ditujukan kepada seorang ibu bernama Watirae, untuk menyebutkan tiga imunisasi. Pertanyaan keempat dijawab Titi Deni Raja, dengan menyebutkan kepanjangan Posyandu.
 
Total Jokowi membagikan lima sepeda kepada para tamu yang hadir, setelah berhasil menjawab pertanyaan.

Usai membagikan lima sepeda, Jokowi tiba-tiba menunjuk seorang ibu di depannya. Dia memberikan sepeda secara cuma-cuma, tanpa pertanyaan.

"Saya dibisiki sepedanya masih satu, ambil sepedanya," ucap Jokowi, yang disambut riuh hadirin.

Melanjutkan sambutannya, Jokowi berharap peringatan Harganas kali ini, menjadi pemacu untuk memperkokoh bangsa Indonesia dan menjadi bangsa pemenang.

"Semoga Harganas tahun ini menjadi moment memperkokoh bangsa. Dirgahayu Harganas, semoga menjadi bangsa pemenang," pungkas Jokowi.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya