Ini Motif Peran Utama Bakar dan Bunuh Andi di Serpong

Oleh Pramita Tristiawati pada 27 Jul 2016, 11:23 WIB
Diperbarui 27 Jul 2016, 11:23 WIB
Borgol
Perbesar
Ilustrasi (Istimewa)

Liputan6.com, Tangerang Selatan - Utang piutang dinilai menjadi penyebab pembunuhan sadis yang dilakukan Peran Utama dan Petra. Dugaan sementara, korban atas nama Andi Saputra dibunuh lantaran terus menerus menagih utang kepada dua tersangka.

Sebelum peristiwa pembunuhan terjadi, Andi diduga dipancing untuk mendatangi kontrakan Peran Utama dan Petra. Tiba di kontrakan kedua tersangka, Andi lagi-lagi menagih utang kepada keduanya. Tak ayal hal itu membuat keduanya naik pitam.

"Kesal soal utang piutang yang menyebabkan korban dibunuh, kemudian dibuang dan dibakar di kebon pisang," kata Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Ayi Supardan, Rabu (27/7/2016).

Seorang tersangka, Peran Utama, mengaku sudah kesal dengan korban lantaran terus-menerus ditagih utangnya.

"Saya kesal, dia nagih mulu," kata dia.

Sementara tersangka Petra yang masih berusia 14 tahun diakui Peran Utama hanyalah mengikuti perintahnya.

"Dia cuma saya suruh-suruh saja," ujar Petra

Tersangka di Bawah Umur

Seorang tersangka pembunuhan di Lengkong Wetan, Serpong, Kota Tangsel, P, masih berumur 14 tahun. Tersangka tidak pernah mengecap bangku sekolah.

Ayi mengatakan P tidak pernah mengenyam bangku sekolah. "Tersangka P ini masih di bawah umur, 14 tahun. Tidak pernah sekolah," kata Ayi.

Menurut Ayi, kedua tersangka dan korban keduanya saling mengenal. Mereka adalah perantau dari Lampung dan datang bersama untuk mencari kerja.

"Mereka ini sudah lama kenal, jadi murni masalah utang piutang," kata Ayi.

P bertugas membantu Peran Utama dalam pembunuhan tersebut.

"Hanya disuruh-suruh saja, dia membantu tersangka utama," ujar Ayi.

Kedua tersangka saat ini diperiksa intensif di Polda Metro Jaya. Keduanya ditangkap di dalam kos-kosan mereka di Kampung, Ciater saat tertidur pulas.