Kronologi Truk Molen Vs Angkot Tewaskan 5 Orang di WTC Serpong

Oleh Pramita Tristiawati pada 22 Jul 2016, 08:38 WIB
Diperbarui 22 Jul 2016, 08:38 WIB
kecelakaan antara angkot dan truk molen
Perbesar
Kecelakaan antara angkot dan truk molen (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)

Liputan6.com, Tangerang Selatan - Kecelakaan yang melibatkan angkutan umum R14 dan truk molen terjadi di depan Mal WTC Serpong, Tangerang Selatan, Banten dini hari tadi.  Akibat kecelakaan tersebut, lima orang meninggal dunia.

Kasubbag Humas Polres Tangerang Selatan AKP Mansuri mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi di tempat kejadian, tabrakan tersebut bermula ketika mobil angkot R14 dengan nomor polisi B 1357 CTX jurusan Cimone-Perum yang dikemudikan Hendi, berjalan beriringan dengan angkot R14 lain dari arah Tangerang menuju BSD dengan kecepatan tinggi.

Lalu, saat di depan belokan U turn WTC Matahari, tiba-tiba ada sepeda motor yang belum diketahui identitasnya, hendak berputar balik dengan tidak memperhatikan kendaraan yang ada di belakangnya.

"Sehingga, dua angkot R14 itu kaget dan konsentrasi terpecah. Lalu R14 yang ada di lajur kiri langsung menghantam truk molen SGG dengan pelat nomor B 9071 NIB," kata Mansuri, Jumat (22/7/2016).

Kecelakaan antara angkot dan truk molen (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)

Tak hanya menabrak truknya saja, angkot juga menabrak sopir truk yang tengah menurunkan muatan di samping truknya. Sopir yang diketahui bernama Marga (48) warga Bandung itu tewas di tempat.

Akibat tabrakan tersebut, tak hanya Marga yang tewas, empat penumpang angkot tersebut juga tewas di tempat kejadian.

"Dua identitas penumpang yang meninggal diketahui bernama Ambon Al asal Ciledug dan Syaiful Ilyas asal Perumnas 4 Tangerang," kata Mansuri.

Sementara dua penumpang lain yang juga meninggal belum diketahui identitasnya. Baru ciri badan saja yang menjadi identitas, yaitu Mr X yang memiliki badan gemuk dan Mrs X berperawakan kurus.

"Ada dua penumpang lagi yang mengalami luka-luka, pertama atas nama Suci (25) mengalami luka berat dan patah tulang dan Hendri Hartono (24) luka ringan," ujar Mansuri. Kedunya langsung dibawa ke Rumah Sakit Ass-Shobirin Serpong.