Ibas: Payung Hukum Pemilu 2019 Harus Segera Dibahas

Oleh Taufiqurrohman pada 21 Jul 2016, 20:50 WIB
Diperbarui 21 Jul 2016, 20:50 WIB
Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas)
Perbesar
Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menyatakan, fraksinya memiliki harapan besar di Pemilu 2019 ‎yang dilakukan secara bersamaan.

Meski masih sekitar tiga tahun lagi, Ibas berharap pemerintah dan DPR segera menyiapkan payung hukum agar Pemilu 2019 berjalan baik dan demokratis.

"Kami sepakat bahwa sistem demokrasi adalah yang terbaik mewujudkan kedaulatan dalam memilih dan dipilih secara langsung. Oleh karenanya segala persiapan pemilu, khususnya payung hukum harus segera dibahas bersama," kata Ibas melalui pesan tertulisnya di Jakarta, Kamis (21/7/2016).

Anggota Komisi X DPR ini menyampaikan, hal penting lain yang perlu menjadi perhatian bersama terkait pemilu adalah efisiensi dan efektivitas, karena penyelenggara pemilu hanya melakukan sekali proses pemilihan.

Namun, Ibas mengingatkan jangan sampai mengorbankan esensi demokrasi yaitu kedaulatan rakyat.

"Mengawal sistem pemilu multipartai yang lebih sederhana dan kuat itu sebuah cita-cita. Akan tetapi demokrasi juga harus diartikan sebagai proses besar dari rakyat untuk rakyat dan oleh rakyat bukan sekadar membatasi hak-hak memilih dan dipilih untuk tujuan besar bangsa," ujar Ibas.

Ibas berharap, dalam mengawal pemilu nanti, baik DPR maupun pemerintah serta masyarakat termasuk memberi waktu yang cukup bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menggelar cara baru pesta demokrasi di Tanah Air.

"Kualitas demokrasinya itu sendiri tentu harus dibarengi dengan semangat bersama menuju Indonesia yang jauh lebih baik, maju, adil dan sejahtera. Fraksi Partai Demokrat siap membahas sedini mungkin hal ini untuk persiapan pemilu ke depan yang berkualitas,"‎ pungkas Ibas.