Pemkot Bogor Manfaatkan Malam Takbiran Bongkar Ratusan Lapak PKL

Oleh Achmad Sudarno pada 06 Jul 2016, 03:19 WIB
Diperbarui 06 Jul 2016, 03:19 WIB
Penertiban Lapak PKL di Bogor Berakhir Ricuh
Perbesar
Keributan tidak berlangsung lama setelah pedagang akhirnya memilih membongkar sendiri lapak dagangannya.

Liputan6.com, Bogor - Ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor, Jawa Barat dibongkar petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor. Pembongkaran lapak dilakukan petugas saat malam takbiran.

Kabid Dalops Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor Agustiansyah mengatakan, pembongkaran ini dilakukan untuk menormalisasi jalan utama yang selama ini dipenuhi lapak PKL.

Satu alat berat dikerahkan untuk meratakan ratusan lapak PKL yang berada di Pasar Kebon Kembang, tepatnya di Jalan Dewi Sartika, Jalan MA Salmun, dan Jalan Sawojajar Kelurahan Pabaton Kecamatan Bogor Tengah. Pembongkaran dimulai sejak pukul 22.00 WIB.

"Ratusan lapak ini sebelumnya sudah dikosongkan oleh para pemiliknya sehingga kami dengan mudah membongkar lapak," kata Agustiansyah, Selasa (5/7/2016) malam.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan pembongkaran ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan di kawasan Pasar Kebon Kembang yang selama ini digunakan PKL untuk berjualan.

"Selama ini jalanan sering macet dan juga banyak sampah. Untuk itu kami bongkar dan memastikan PKL ini tidak berdiri lagi," ujar Bima yang turut meninjau pembongkaran.

Pembongkaran lapak PKL dilakukan pada malam takbiran karena sebagian pemilik lapak sudah tidak berjualan lagi karena pulang kampung.

"Mereka meninggalkan lapak begitu saja sehingga terlihat kumuh dan kotor," pungkas Bima.