Wajah Beda Monas di Malam Takbiran

Oleh Andreas Gerry Tuwo pada 05 Jul 2016, 19:07 WIB
Diperbarui 05 Jul 2016, 19:07 WIB
20160705-Monas
Perbesar
Monumen Nasional (Monas) di Jakarta

Liputan6.com, Jakarta - Bulan suci Ramadan telah berakhir. Takbir pun berkumadang di seluruh penjuru Ibukota Jakarta.

Kemeriahan menyambut akhir Ramadan tersebut biasanya dirayakan warga Jakarta dengan bepergian ke beberapa tempat wisata. Monas menjadi salah satu sasarannya.

Namun pada tahun ini, Monas menampakkan wajah berbeda. Ikon Ibukota itu tak dibuka untuk umum.

Pantauan Liputan6.com, walau masih ada pengunjung, suasana ramai sama sekali tidak nampak. Bahkan hampir seluruh pedagang menutup lapaknya usai adzan magrib berkumandang.

Untuk pengamanan, di daerah Lenggang Jakarta Monas, tak nampak adanya polisi berjaga. Keamanan murni diatur Satpol PP dan beberapa tenaga keamanan lokal.

Sepinya monas disayangkan seorang pengunjung bernama Arif. Ia yang datang bersama anak dan istrinya itu harus menelan kekecewaan. Monas sepi dan tak bisa dimasuki.

"Saya enggak tahu kalau Monas ditutup. Infonya saya enggak dapat," ujar Arif saat berbincang dengan Liputan6.com, Selasa (5/7/2016).

Raut muka kecewa langsung terpancar saat dia mengatakan kalimat tadi. Namun dia tak patah arang, laki-laki asli Tanjung Priok ini menegaskan tengah memikirkan rencana lanjutan setelah tahu kalau Monas ditutup pada malam takbir.

"Kalau gini mah, saya ajak keluarga muter-muter deket sini saja lah, abisan ini," ujar Arif.