Cerita Polisi Dibogem Pengendara Motor yang Tak Mau Ditilang

Oleh Putu Merta Surya Putra pada 24 Mei 2016, 06:00 WIB
Diperbarui 24 Mei 2016, 06:00 WIB
Masih Banyak Pelanggaran, Polisi Terus Gelar Operasi Patuh Jaya
Perbesar
Polantas memberhentikan sejumlah kendaraan ketika Operasi Patuh Jaya di sepanjang Jalan Raya Bogor, Jakarta, Selasa(2/6/2015). Operasi tersebut untuk meningkatkan ketertiban berlalu lintas, yang dilaksanakan pada 29 Mei-9 Juni. (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Liputan6.com, Jakarta - Entah mimpi apa semalam, sehingga Aiptu M Nasro, anggota Polantas Jakarta Selatan, yang melakukan operasi Patuh Jaya 2016, di Jalan Darmawangsa X, Jakarta Selatan, pada Minggu 22 Mei 2016 kemarin, harus terkena bogem mentah dari seorang pengendara motor yang ditilangnya.

Akibat dipukul pria bernama Yudha, Nasro pun mengalami luka di pergelangan tangan kanan hingga mengeluarkan banyak darah.

"Hari minggu saat operasi di Darmawangsa, salah satu pelanggar ini tidak mau terima ditilang padahal dia melawan arus dan saat diberhentikan. Dia tidak bisa menunjukkan KTP dan SIM," cerita Nasro di Polres Jaksel, Senin (23/5/2016).

Dia pun menuturkan, dengan tidak bisanya menunjukan identitas tersebut, maka langsung menilangnya. Namun, saat Nasro meminta tanda tangan Yudha di lembar surat tilang, Yudha tidak terima dan memukul Nasro.

Lebih jauh Nasro menuturkan, saat dirinya dihajar oleh Yudha, dia hanya melindungi diri dan berusaha mengamankan surat tilang yang berusaha direbut Yudha.

 

Dimana, Yudha pun sempat berteriak dan mengancam untuk membunuh Nasro. "Dia enggak terima, langsung narik-narik baju saya sambil bilang, Gua bunuh Lo, Gua bunuh," ungkap Nasro.

Meski mendapat perlakuan semacam itu, dia mengaku tetap menahan diri untuk tidak menyentuh pelaku dan menahan emosi.

"Saya sebisa mungkin menghindar dan tidak menyentuh sedikitpun dia," ungkap Nasro.

Melihat keributan tersebut lima anggota lainnya yang bertugas berusaha memisahkan keduanya. Namun, petugas yang ada tetap kewalahan karena pelaku memiliki tenaga yang sangat kuat.

"Lima petugas yang membantu juga sempat kewalahan, dia itu tenaganya gede padahal orangnya kecil, sama saya juga gedean saya," tutur Nasro.

Dia pun menyadari memang ada yang tidak beres dengan perlakuan Yudha. Dimana, Nasro menduga, terlihat seperti mengguna obat-obatan.

"Saya lihat sih dia terlihat habis konsumsi obat-obatan. Dia bilang mau buru-buru pulang dan kelihatan ketakutan gitu," pungkas Nasro.