VIDEO: PT KCIC Minta Maaf Atas Insiden Pengeboran di Halim

Oleh Liputan6 pada 29 Apr 2016, 06:55 WIB
Diperbarui 29 Apr 2016, 06:55 WIB
VIDEO: PT KCIC Minta Maaf Atas Insiden Pengeboran di Halim
Perbesar
Menurut pihak PT KCIC pengambilan sampel tanah seharusnya tidak bekerja di wilayah Halim.

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak lima pekerja asing masih berada di Kantor Imigrasi Jakarta Timur, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kelimanya ditangkap di sebuah kebun di kawasan Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Jumat (29/4/2016), ketika ditangkap WNA tersebut sedang melakukan pekerjaan pengeboran. Setelah pemeriksaan, diketahui kelimanya adalah pegawai PT Geo Cebteral Maining, Mitra PT Wijaya Karya untuk membangun jalur kereta cepat Indonesia-China. 

PT Kereta Api Cepat Indonesia China (KCIC)meminta maaf, khususnya pada TNI AU menyusul kejadian itu. Menurut PT KCIC vendor yang mengebor pengambilan sampel tanah seharusnya tidak bekerja di wilayah Halim.

Sebelumnya, Selasa 26 April 2016 lalu, patroli petugas menemukan 7 orang tengah mengebor tanah, terdiri dari 2 WNI dan 5 WNA. Setelah dibawa ke Lanud Halim Perdanakusuma, lima WNA asal China itu kemudian dibawa ke Kantor Imigrasi.

Sementara itu, aktifitas pengeboran PT GCM di wilayah Lanud Halim dinyatakan melanggar hukum karena tidak ada izin TNI.