Sakit Dada, Napi Tewas di Sel Lapas Paledang Bogor

Oleh Achmad Sudarno pada 28 Apr 2016, 15:59 WIB
Diperbarui 28 Apr 2016, 15:59 WIB
Rusuh di Penjara Guyana, 16 Napi Tewas
Perbesar
Rusuh di Penjara Guyana, 16 Napi Tewas. Ilustrasi penjara Guyana (AFP)

Liputan6.com, Bogor - Seorang napi di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Paledang Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, tewas dalam ruang selnya.

Napi yang diketahui bernama Jayadi (35), warga Kemang, Kabupaten Bogor meninggal sekitar pukul 04.00 WIB, Kamis (28/4/2016).

Kepala Lapas Kelas II A Paledang Suharman mengatakan, narapidana kasus narkoba itu tewas setelah sebelumnya mengeluhkan sakit pada bagian dada. Keluhan itu dia ungkapkan pukul 03.00 WIB.

"Saat itu juga petugas langsung membawa yang bersangkutan ke klinik dan diberi obat," kata Suherman di Bogor, Kamis.

Namun, Jayadi meninggal dalam sel tak lama setelah diperiksa dokter klinik. Petugas lapas lantas menghubungi keluarganya dan Jayadi dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

"Sebelumnya dia tidak pernah terlihat sakit. Kemarin juga masih sehat," ujar Suharman.

Dokter klinik di Lapas Paledang mengungkapkan, Jayadi terkena serangan jantung. Setelah itu, dia kemudian meninggal.

Dokter klinik Lapas Paledang, Beny menegaskan, dari hasil visum sementara tidak ditemukan adanya bekas kekerasan pada tubuh korban.

"Saat diperiksa ada keluhan sesak di dada dan sempat kami pasang oksigen. Jadi tidak ada tanda kekerasan. Dugaan kami kena serangan jantung," pungkas Beny.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya