Badan Jalan Ambles di Bogor, Akses Rumpin-Ciseeng Ditutup

Oleh Achmad Sudarno pada 07 Apr 2016, 15:21 WIB
Diperbarui 07 Apr 2016, 15:21 WIB
Jalan Amblas
Perbesar
Panjang amblasan sekitar 15 meter dan lebar 4 meter dengan kedalaman lebih dari 1 meter. (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Liputan6.com, Bogor - Arus lalu lintas antara Kecamatan Ciseeng dan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat terputus. Penyebabnya adalah longsor yang terjadi Rabu 6 April petang.

Hingga saat ini ruas Jalan Semplak-Grendong ditutup. Panjang amblesan sekitar 15 meter dan lebar 4 meter dengan kedalaman lebih dari 1 meter.

Sejumlah pekerja dari Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor dibantu warga sekitar terus bergotong royong memperbaiki jalur jalan itu.

"Jalannya masih belum bisa dilalui kendaraan," kata Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan Wilayah Parung, Candra Trikaya, Kamis (7/4/2016).

Sebagai langkah awal, lanjut Candra, petugas Bina Marga melakukan pengurugan menggunakan alat berat. Hal ini dilakukan agar jalan penghubung antar kecamatan tersebut bisa dilalui oleh masyarakat setempat khususnya pengendara roda dua.

"Tapi ini sifatnya hanya sementara karena kekuatan jalan belum stabil," terang dia.

Candra menjelaskan, longsor yang mengakibatkan amblasnya badan jalan tepat di Kampung Putat Nutug, Kecamatan Ciseeng terjadi saat wilayah itu diguyur hujan deras pada Rabu petang.
Panjang amblasan sekitar 15 meter dan lebar 4 meter dengan kedalaman lebih dari 1 meter. (Liputan6.com/Achmad Sudarno)
"Kejadiannya setelah Mahrib. Memang hujannya besar, terus lama. Tiba-tiba, tanah turun," kata Candra.

Untuk sementara ini, kendaraan roda empat terutama kendaraan berat seperti truk pengangkut bahan bangunan serta pengangkut hasil tambang, tak diizinkan melewati jalur itu.

Kendaraan yang hendak menuju arah Rumpin atau sebaliknya dialihkan melalui ruas Jalan Asnawi, Gunung Sindur-Leuwi Ranji, Rumpin.